PM Prancis: AS Tidak Akan Diprioritaskan untuk Menerima Vaksin Covid-19

0
143

Paris,LiputanIslam.com-Pemerintah Prancis pada hari Kamis (14/5) mengumumkan, jika negaranya sukses membuat vaksin untuk virus Covid-19, AS bukan prioritas utama untuk menerima vaksin tersebut.

Dilansir Reuters, PM Prancis, Edouard Philippe, mengatakan,”Vaksid Covid-19 adalah komoditas umum untuk semua penduduk dunia.”

“Semua negara di dunia memiliki akses setara ke vaksin. Ini tidak bisa ditawar-tawar lagi,”imbuhnya.

Sebelum ini, pada hari Rabu (13/5) direktur perusahaan farmasi Sanofi di Prancis mengatakan kepada Bloomberg, bahwa AS berhak melakukan pre-order terbesar untuk vaksin tersebut. Sanofi berargumen bahwa hak itu dimiliki AS lantaran mereka telah berinvestasi dalam produksi vaksin Covid-19.

Menurut salah satu staf Istana Kepresidenan Prancis, statemen Direktur Sanofi telah membuat Presiden Emmanuel Macron khawatir. Macron dikabarkan akan mengunjungi perusahaan farmasi itu pada pekan mendatang.

Menlu AS Mike Pompeo dalam sebuah wawancara mengatakan,”Kami berharap semua bisa menemukan cara untuk memproduksi massal vaksin ini dan mengirimnya ke seluruh penjuru dunia. Sehingga tiap individu yang membutuhkannya bisa memperolehnya sesegera mungkin.” (af/alalam)

Baca Juga:

Selain Corona, Demam Chikungunya Juga Ancam Nyawa Rakyat Yaman

Bill Gates Foundation Serukan Vaksinasi 7 Miliar Orang di Bumi

DISKUSI: