PM Malaysia: Warga Rohingya yang Terdampar Rentan Direkrut Kelompok Ekstremis

0
188

Sumber foto: Antara

Kuala Lumpur,LiputanIslam.com—Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, telah resmi mengumumkan ketidaksanggupan Malaysia untuk menampung para pengungsi Rohingya yang berasal dari Provinsi Rakhine, Myanmar.

Dalam sebuah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang diselenggarakan secara virtual pada Jum’at (26/6) kemarin ia mengatakan, “Kami tak bisa lagi menampung lebih banyak pengungsi karena sumber daya dan kapasitas kami sudah menipis dan diperparah oleh pandemi COVID-19.”

Tak hanya itu, Muhyiddin juga memperingatkan bahwa para pengungsi Rohingya yang menderita ini rentan menjadi objek kejahatan, seperti perbudakan, perdagangan manusia, dan bahkan berpotensi untuk direkrut oleh kelompok-kelompok teroris yang masih terdiam di tengah merebaknya pandemi.

Karena itu, Muhyiddin mendesak badan pengungsi PBB untuk mempercepat relokasi para pengungsi Rohingya di Malaysia ke negara ketiga.

Hingga saat ini, PBB melaporkan ada lebih dari 100.000 pengungsi Rohingya di Malaysia. Bahkan, kelompok HAM mengatakan jumlahnya lebih tinggi dari itu. (fd/The Star)

Baca juga: Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh akan Dikarantina

Pejabat PBB Sebut Myanmar Harus Berikan Kewarganegaraan Kepada Rohingya

DISKUSI: