PM Israel Dianggap Tak Becus Berpidato di PBB

0
424

TelAviv,LiputanIslam.com-Pidato PM Israel Naftali Bennett di Sidang Umum PBB pada Senin (27/9) lalu menuai banjir kecaman, bukan hanya dari luar, bahkan dari dalam Israel sendiri.

Bennett dalam pidatonya menyatakan, Iran berupaya melenyapkan Rezim Zionis dan menguasai Timteng dengan cara meningkatkan program nuklirnya.

Sebelum ini, para staf Bennett mengaku, mereka tak ingin menggunakan trik-trik yang digunakan Benyamin Netanyahu saat berpidato di PBB, karena telah terbukti tidak membuahkan hasil.

Dalam 12 tahun lalu, Netanyahu telah berpidato di Sidang Umum PBB sebanyak 10 kali. Dalam tiap pidato, ia menampilkan sandiwara-sandiwara propaganda dan mengklaim bahwa Iran “dalam waktu dekat akan memiliki senjata nuklir.”

Meski demikian, pidato Bennett tetap tak luput dari kritikan partai dan faksi-faksi politik Rezim Zionis.

”Sebuah pidato tanpa isi di aula senyap, yang alih-alih memanfaatkan tribun penting internasional, malah hanya memboroskan kata belaka.” Inilah deskripsi Partai Likud untuk pidato PM Israel tersebut.

Ketua Partai Religious Zionist, Bezelel Smotrich menanggapi pidato Bennett dengan berkata,”Pidato tak berisi, tak bernilai, dan tak berguna.”

Partai Join List, yang mencakup partai-partai mayoritas Arab, juga mengkritik Bennett lantaran tidak menyinggung orang-orang Palestina sama sekali dalam pidatonya.

Partai Meretz, yang merupakan bagian dari Kabinet aliansi Bennett, juga mengecam pidato PM Israel yang tidak membicarakan warga Palestina sama sekali. Partai Meretz menyatakan, pihaknya akan mengambil langkah guna menggolkan solusi Dua Negara di dalam dan luar Kabinet. (af/alalam)

Baca Juga:

Hamas Sebut Perang vs Israel Berikutnya akan Terjadi di Tepi Barat

PM Israel Sebut Iran Langgar Semua Garis Merah, Ini Tanggapan Sengit Iran

DISKUSI: