PM Inggris Dijuluki Hamas sebagai Aib Umat Manusia

0
424

London,LiputanIslam.com- Seorang petinggi Hamas menuding tindakan PM Inggris Liz Truss sebagai bentuk agresi terhadap hak-hak bangsa Palestina. Dia mengutuk statemen Truss di hadapan para legislator Yahudi di Parlemen Inggris.

“Statemen Truss membuktikan ia adalah penyokong terbesar Zionisme serta menandakan keberpihakan Inggris dengan para penjajah dan agresi terhadap  bangsa kami,” kata petinggi Hamas, Sami Abu Zuhri.

Abu Zuhri menambahkan, pernyataan tersebut adalah kelanjutan kejahatan Inggris terhadap isu nasional Palestina, yang dimulai sejak masa Deklarasi Balfour yang berusia lebih dari seratus tahun.

“Aib bagi umat manusia adalah orang-orang yang menutup-nutupi pembunuhan anak-anak tak berdosa seperti ini.”

Pada Senin lalu, Truss di hadapan anggota Yahudi Parlemen Inggris berkata secara terus terang, ”Seperti yang kalian ketahui, saya adalah seorang Zionis dan fans fanatik Israel. Saya tahu kita memiliki peluang untuk memperkuat hubungan kedua belah pihak.”

“Saya sangat antusias bisa menghadiri pertemuan di tengah aktivitas komunitas sahabat-sahabat Israel di Partai Konservatif untuk pertama kalinya sebagai Perdana Menteri.”

Sebelum ini, PM Israel, Yair Lapid juga telah bertemu dengan Truss. Dalam pertemuan tersebut, Truss memberi tahu Lapid bahwa ia sedang mengkaji rencana pemindahan Kedubes Inggris dari Tel Aviv ke Quds.

Jika itu terjadi, maka Truss telah mengambil langkah serupa dengan mantan Presiden AS, Donald Trump yang pada 2018 silam melakukan tindakan kontroversial dengan memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Quds.

Di masa itu, Trump menyebut Quds (Yerusalem) sebagai Ibu Kota Israel. Pernyataan ini tentu saja memicu amarah bangsa Palestina dan Umat Muslim di seluruh dunia.

Sebagian besar negara tidak rela memindahkan Kedubes mereka ke Quds, sebab mereka tidak mengakui didudukinya sektor timur Quds oleh Rezim Zionis.

Israel pada 1967 menduduki Quds Timur dan Tepi Barat serta mendeklarasikan sektor timur Quds sebagai bagian dari Tanah Pendudukan. Keputusan ini dianggap ilegal oleh sebagian besar masyarakat internasional. (af/alalam)

Baca Juga:

Tragis, Seorang Bocah Palestina Jatuh dan Gugur Ketika Dikejar Pasukan Zionis di Tepi Barat

Iran Tuding AS dan Inggris Terlibat Langsung dalam Gelombang Kerusuhan di Iran

 

DISKUSI: