Perlawanan Warga Nablus Usir Orang-orang Zionis dari Pemukiman

0
397

Nablus,LiputanIslam.com-Para pemukim Zionis terpaksa angkat kaki dari pemukiman Eviatar, kendati baru saja menduduki daerah tersebut, menyusul protes berkelanjutan yang dilakukan penduduk pemukiman Beita di selatan Nablus terhadap perluasan pemukiman Zionis di kawasan itu.

Para pemukim Zionis telah meninggalkan pemukiman Eviatar di selatan Nablus pada hari Jumat (2/7) kemarin. Kabinet Naftali Bennett dan para pemukim telah menyetujui pengosongan Eviatar untuk sementara. Dengan demikian, pemukiman itu pun ditinggalkan tanpa dirusak.

Sejak satu bulan lalu, sekitar 50 keluarga Zionis telah pindah ke Eviatar. Pembangunan pemukiman itu sendiri belum mendapat lampu hijau dari pejabat Rezim Zionis.

Dalam beberapa minggu ini, para pemuda Beita melancarkan Operasi Amarah Malam untuk menghadapi pembangunan pemukiman yang mulai melebar ke kawasan mereka.

Operasi Amarah Malam bisa disebut sebagai pelengkap perlawanan terhadap Israel yang dilakukan di siang hari. Para pemuda Palestina menggunakan ban yang dibakar, menyiarkan suara keras dari speaker, dan sinar laser untuk memecah fokus Tentara Israel yang menjaga pemukim Zionis. Mereka juga meledakkan tong-tong untuk mengganggu dan membuat jengkel para pemukim Zionis.

Menanggapi kejadian ini, Hamas dalam statemennya menyatakan, pengusiran orang-orang Zionis dari Eviatar menunjukkan bahwa perlawanan rakyat Palestina bisa memaksa Rezim Israel untuk menuruti kehendak mereka. (af/fars)

Baca Juga:

Iran Bantah Tudingan Washington Soal Serangan di Irak dan Suriah

Pakar Israel: Citra  Otoritas Palestina Makin Terpuruk, Reputasi Hamas Melejit

DISKUSI: