Iran Bantah Tudingan Washington Soal Serangan di Irak dan Suriah

0
301

Teheran,LiputanIslam.com-Dubes Iran untuk PBB Majid Takht Ravanchi menyangkal tuduhan Dubes AS dan menyebut serangan terbaru AS ke Irak dan Suriah sebagai pelanggaran Piagam PBB.

“Sebelum ini, termasuk dalam surat saya kepada Dewan Keamanan, saya sudah berkali-kali menyatakan, bahwa Republik Islam Iran tidak terlibat, langsung atau tidak langsung, baik individu atau lembaga, dalam serangan bersenjata mana pun atas pekerja atau fasilitas AS di Irak.,”tulis Ravanchi dalam suratnya kepada Ketua Dewan Keamanan PBB.

“Oleh karena itu, segala upaya untuk melayangkan tuduhan semacam ini, baik secara eksplisit atau implisit, kepada Iran adalah hal yang salah dan tidak berasaskan informasi terpercaya untuk membuktikannya. Tuduhan ini sangat tidak berdasar. Sebab itu, kami dengan tegas menolak tuduhan ini. Dari sisi hukum, kami menganggapnya invalid dan tidak memiliki kesan apa pun,”lanjut Ravanchi.

Ia menegaskan, Iran mengutuk keras serangan militer ilegal AS pada 27 Juni lalu ke Suriah dan Irak. Ravanchi menyatakan, serangan itu melanggar kedaulatan dua negara di Timteng itu.

“AS berargumentasi bahwa serangan ini bertujuan untuk ‘menghalangi’ Iran dan ‘kelompok milisi dukungan Iran’ dari melancarkan lebih banyak serangan terhadap pekerja atau fasilitas AS di Irak. Argumen ini tidak memiliki landasan faktual atau hukum. Argumentasi ini hanya dibangun atas penafsiran sesuka hati AS atas Pasal 51 Piagam PBB. Oleh sebab itu, serangan AS ini adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, terutama Pasal 2 Piagam PBB,”pungkasnya. (af/alalam)

Baca Juga:

Konvoi Logistik AS Mendapat Serangan di Irak, Iran Ungkit Pembunuhan Jenderal Soleimani

Pengamat  AS: Tak Ada Kekuatan yang Dapat Menyurutkan Pengaruh Ansarullah di Yaman

DISKUSI: