Penasihat Abbas: Keputusan Terbaru Netanyahu akan Ubah Tiap Orang Palestina Jadi Bom

0
148

Ramallah,LiputanIslam.com-Penasihat Mahmoud Abbas (ketua Pemerintah Otonomi Nasional Palestina) menyatakan, implementasi rencana Israel untuk mencaplok Tepi Barat akan memicu “gelombang kekerasan yang belum terjadi sebelumnya.”

Mahmoud al-Habash mengatakan, Israel tidak mengetahui seberapa besar ketegangan di tengah orang-orang Palestina.

“Jika Israel melakukan aneksasi, tiap rumah, anak lelaki atau perempuan Palestina bisa saja berubah menjadi barel mesiu. Ketika seseorang kehilangan harapan, dia akan menjadi bom,”kata al-Habash.

“Benyamin Netanyahu telah menggiring kawasan ke arah perang dan ledakan. Semua aksi kekerasan sejak tahun 1917 hingga sekarang hanya sebuah guyonan jika dibandingkan dengan konsekuensi pencaplokan Tepi Barat,”imbuhnya.

“Kami tidak mengancam. Ini adalah sebuah realita. Dengan keputusan ini, Netanyahu telah membuka semua gerbang kekerasan. Kawasan akan menyaksikan gelombang kekerasan yang tak pernah terjadi sebelum ini. Israel bertanggung jawab atas semua dampak kejadian ini. Tel Aviv bertanggung penuh atas keamanan, kesehatan, pendidikan, dan pembayaran gaji.”

“Hanya ada 3 pilihan antara kami dan kalian (Israel): pertama, membentuk dua pemerintahan berdasarkan perbatasan 1967, dengan pemerintahan Palestina yang berpusat di Quds. Kedua, membentuk sebuah pemerintah demokratis dengan hak sama untuk semua warga. Dan ketiga, api (perang) yang akan membakar segalanya,”pungkas al-Habash. (af/alalam)

Baca Juga:

Netanyahu: Aneksasi Tepi Barat Akan Dimulai Bulan Juli

Pertama Kali dalam 3 Bulan, Jet Tempur Rusia Gempur Pemberontak Suriah

DISKUSI: