Netanyahu: Aneksasi Tepi Barat Akan Dimulai Bulan Juli

0
103

Tel Aviv, LiputanIslam.com—Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (25/5) kemarin mengumumkan bahwa aneksasi sebagian wilayah pendudukan Tepi Barat akan dimulai pada bulan Juli depan.

Menurut laporan The Times of Israel, Netanyahu menyampaikan pernyataan itu di pertemuan mingguan Partai Likud di parlemen (Knesset) Israel. Sehari sebelumnya, ia muncul dalam sidang pertama kasus korupsi di pengadilan Yerusalem. Sidang ini kemungkinan akan berlangsung berbulan-bulan ke depan.

“Kita memiliki peluang yang belum ada sejak 1948 untuk menerapkan kedaulatan dengan cara yang bijaksana dan sebagai langkah diplomatik di Yudea dan Samaria, dan kita tidak akan membiarkan kesempatan ini berlalu,” kata Netanyahu kepada anggota parlemen Likud. Peluang yang ia maksud adalah peluang merebut tanah Tepi Barat.

Ia menambahkan, ia telah menetapkan target “penerapan kedaulatan” pada bulan tanggal Juli depan dan keputusan itu “tidak akan diubah.”

Pada 20 April lalu, Netanyahu dan saingan utamanya Benny Gantz menandatangani perjanjian koalisi yang mencakup klausul untuk memajukan rencana pencaplokan sebagian wilayah Tepi Barat, yaitu diperkirakan 30% dari total wilayah.

Palestina pun merespon kebijakan ini dengan geram dan meminta masyarakat internasional untuk menghalangi langkah Israel. Sebab jika aneksasi diterapkan, solusi dua-negara akan mati. (ra/palestinechronicles)

DISKUSI: