Pedas, Suriah Sebut Pernyataan Erdogan ‘Statemen Busuk’

0
40

Damaskus,LiputanIslam.com-Baru-baru ini, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta dari NATO untuk membantu Ankara membuat apa yang disebutnya “kawasan aman” di perbatasan Turki-Suriah demi menempatkan para pengungsi di negara tersebut.

Damaskus melalui Kemenlunya langsung bereaksi terhadap statemen Erdogan tersebut dengan merlis pernyataan pedas.

”Statemen busuk Presiden Turki soal pembuatan kawasan aman di utara Suriah adalah permainan bermusuhan yang sedang dilakukan Rezim ini terhadap Suriah dan keutuhan wilayahnya,”demikian dinyatakan Kemenlu Suriah, seperti diberitakan SANA.

“Negosiasi hina yang telah dan tengah dilakukan Rezim Turki menunjukkan ia tidak memahami sedikit pun dalam menyikapi krisis Suriah, baik secara politis atau moral, sebab Rezim ini sendiri adalah bagian dari krisis ini sejak dahulu hingga kini. Turki memperpanjang krisis ini dengan proyek pembagi-bagian Suriah; proyek yang hanya berguna untuk kepentingan Israel, AS, dan Barat.”

“Tujuan dari pembuatan kawasan semacam ini sama sekali bukan untuk melindungi kawasan perbatasan antara Suriah dan Turki. Tujuan utamanya adalah penjajahan dan pembuatan sebuah daerah rentan ledakan, yang pada dasarnya membantu terlaksananya proyek teror terhadap rakyat Suriah.”

“Pemerintah Republik Arab Suriah menegaskan penentangan mutlak terhadap cara-cara semacam ini. Suriah meminta dari negara-negara di Kawasan dan dunia, yang berperan dalam memberikan sokongan dana untuk proyek-proyek kriminal seperti ini dan mempromosikannya, agar segera mencabut dukungan mereka untuk Rezim Turki dalam mewujudkan tujuan-tujuan setannya.”

Kemenlu Suriah juga meminta dari masyarakat internasional agar tidak tawar menawar dengan Erdogan soal wilayah negara-negara lain demi mewujudkan tujuan-tujuan yang tidak dipikirkan secara matang; tujuan-tujuan yang akan mendatangkan konsekuensi buruk bagi keamanan, perdamaian, serta stabilitas regional dan internasional.

Di akhir statemen, Damaskus menegaskan akan menghadapi konspirasi baru tapi lama ini dengan semua cara legal demi melindungi rakyat dan keutuhan wilayah Suriah. (af/fars)

Baca Juga:

Menlu Suriah: Kawasan yang Diduduki AS akan Segera Kembali ke Tangan Damaskus

Turki Deportasi Puluhan Anggota Hamas Sesuai Permintaa Israel

DISKUSI: