Partai Demokrat Kurdistan Berlepas Diri dari Penghina Ayatullah Sistani

0
243

Baghdad,LiputanIslam.com-Menyusul cuitan politisi dari Kurdistan Irak yang menghina Ayatullah Ali Sistani, Partai Demokrat Kurdistan mengutuk cuitan tersebut dan mengumumkan, Nayif Kurdistani “tidak memiliki kaitan apa pun dengan partai ini.”

“Semua orang tahu bahwa para pemimpin partai ini menghormati sepenuhnya semua marja’ dan pemuka agama. Partai ini selalu mengimbau para anggota dan stafnya bahwa penghormatan terhadap semua ulama rujukan Islam dan agama-agama lain bersifat wajib dan penting. Imbauan ini sesuai dengan apa yang digariskan al-Barzani,”demikian disebutkan dalam statemen Partai Demokrat Kurdistan.

Partai Demokrat menyatakan, cuitan Nayif adalah pandangan pribadi dia dan tak ada kaitannya dengan partai.

Nayif sebelum ini mengunggah tweet yang menghina Ayatullah Sistani. Dalam tweet itu disebutkan, ”Saya sepakat dengan marja’ (keturunan) Ahlulbait dari Arab, bukan marja’ India, Persia, dan Afghanistan yang bukan sayyid, bahkan jika mereka bersorban hitam.”

Ayatullah Sayyid Ali Sistani sendiri adalah ulama yang memiliki darah Iran.

Cuitan ini kontan memicu gelombang reaksi dan kecaman di Irak. Warga yang marah turun ke jalanan Baghdad pada Minggu malam. Para pengunjuk rasa juga membakar kantor Partai Demokrat di Ibu Kota Irak.

Nayif sendiri sudah meminta maaf dan menyatakan cuitan itu telah dihapus. Ia pun mengaku bahwa akun Twitter-nya telah diretas. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Faksi Irak Tegaskan Israel Punya Banyak Basis di Negaranya

Hizbullah Irak Cecar Para Pengecam Serangan Rudal Iran ke Erbil, Faksi Palestina Ucapkan Selamat

DISKUSI: