Hizbullah Irak Cecar Para Pengecam Serangan Rudal Iran ke Erbil, Faksi Palestina Ucapkan Selamat

0
101

Baghdad, LiputanIslam.com –  Brigade Hizbullah Irak mencecar para pengecam serangan rudal Iran ke markas intelijen Israel di Erbil, Kurdistan Irak, dengan sejumlah pertanyaan tajam, sementara Sekjen Gerakan Al-Nujaba Irak memastikan adanya intelijen Israel yang tewas akibat serangan yang juga mendapat pujian dari kelompok Palestina ini.

Kelompok ini menyebutkan bahwa serangan rudal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada dini hari Ahad (13/3) itu terjadi sebagai balasan atas serangan yang terjadi beberapa pekan sebelumnya dari wilayah Irak ke wilayah Iran.

“Serangan Iran ke sebuah pangkalan maju entitas Zionis (Israel) mengabarkan sebuah babak baru konflik jenis lain,” ungkap Brigade Hizbullah Irak dalam sebuah pernyataannya, Ahad (13/3).

“Operasi serangan itu datang sebagai balasan atas pemboman oleh Zionis di wilayah Iran dari wilayah Irak beberapa pekan lalu,” lanjutnya.

Brigade Hizbullah Irak kemudian menyoal pihak-pihak yang mengecam Iran.

“Mana mereka yang berlagak menanis atas kedaulatan (Irak)? Mana suara mereka ketika pasukan Irak dibom? Apakah kita sudah menjadi dua kamp militer; satu membela kesucian dan yang membela orang-orang Amerika dan Zionis?’

Secara terpisah, Sekjen Gerakan Al-Nujaba Syeikh Akram Al-Kaabi mengatakan, “Pemboman itu menyasar sarang-sarang Zionis yang ada di pangkuan sebuah keluarga yang terkenal sebagai antek.”

Dia menjelaskan, “Keluarga ini sengaja menampung musuh-musuh Irak untuk melemahkan dan memecah belah Irak demi mewujudkan disintegrasi (Kurdistan). Perlindungan keluarga Barzani untuk orang-orang Zionis Mossad memberi hak kepada siapapun untuk menyerang mereka.”

Al-Kaabi menyambut baik seruan pembentukan komisi pencari fakta keberadaan Mossad di Kurdistan Irak.

“Komisi ini harus dari pihak yang memperdalam kedaulatan Irak atas rezim Arbil dan memberikan batasan atas pembangkangannya,” ujar Al-Kaabi.

Dia menambahkan, “Kami heran atas klaim sebagian orang tidak mengetahui keberadaan orang-orang Israel di Arbil, padahal masalah ini sudah jelas.”

Dia juga menegaskan, “Diberkahilah tangan-tangan yang bersama kami melawan ISIS dan Mossad Israel, dan telah terkonfirmasi untuk kami adanya korban tewas akibat serangan (rudal Iran) itu.”

Seperti diketahui, IRGC mengaku bertanggung jawab atas penembakan 12 rudal balistik di Erbil, ibu kota wilayah Kurdistan Irak, pada dini hari Ahad, dan menyatakan bahwa serangan itu menyasar “markas strategis” Israel di sana.

Sumber-sumber Irak menyatakan bahwa serangan itu menewaskan empat perwira intelijen Israel dan melukai tujuh orang lainnya, sementara Israel masih bungkam mengenai kaitannya dengan markas yang menjadi target serangan Iran tersebut.

Komandan Umum Front Rakyat Pembebasan Palestina (PFLP) dalam sebuah statemennya memuji serangan tersebut dengan menyatakan, “Pesan rudal Iran kepada Mossad mengkonfirmasi bahkan keberdayaan tangan Poros Resistensi. Republik Islam Iran telah membuktikan bahwa pada saat yang tepat ia mampu membuat musuh kelabakan. Dengan inisiatifnya dalam serangan Iran memiliki daya prefentif.”

PFLP juga menyatakan, “Kami mengucapkan selamat kepada saudara-saudara kami dari IRGC atas reaksi rudal yang dilakukan dalam rangka memperkuat budaya dan Poros Resistensi ini.” (mm/almayadeen/fna)

Baca juga:

[Video:] Sejumlah Perwira MOSSAD Dikabarkan Tewas akibat Serangan Rudal Iran ke Arbil

IRGC Konfirmasi Serangan Rudal ke Pusat Pelatihan Mossad di Irak

DISKUSI: