Faksi Irak Tegaskan Israel Punya Banyak Basis di Negaranya

0
110

Baghdad,LiputanIslam.com-Menyusul serangan rudal IRGC ke sebuah pusat milik Mossad di Erbil, Irak, sejumlah pihak di Negeri Seribu Satu Malam mengklaim bahwa Rezim Zionis tidak memiliki orang-orang di kawasan Kurdistan.

Klaim ini direspons Sekjen Kataib Sayyid al-Syuhada, Abu Alaa al-Walai. Melalui tweet-nya, ia menyebut Israel memiliki lebih dari 20 pusat strategis dan taktis di Kurdistan.

“Orang-orang Zionis memiliki ruang-ruang operasi keamanan, investasi, dan berbagai proyek di Arbil yang dikelola dengan modal orang-orang Zionis,” cuit Abu Alaa.

Seraya menyatakan bahwa ada 4 ribu orang Zionis di Kurdistan Irak, Abu Alaa menambahkan bahwa ada satu jalur udara langsung antara Arbil-Tel Aviv. Oleh karena itu, Rezim Zionis meminta warganya agar tidak bepergian ke Arbil lantaran gentingnya kondisi.

Ia menyindir pemerintah Kurdistan Irak dan berkata, dirinya mengemukakan informasi ini demi membuktikan keberadaan orang-orang Zionis, sebab ada sebagian orang yang mencoba membantah fakta ini.

Informasi ini diamini oleh Ketua Asosiasi Ulama al-Muslimin di Provinsi Diyala. Jabbar al-Maamuri menyatakan, pihaknya punya informasi bahwa Mossad memiliki basis-basis rahasia di 6 provinsi Irak, termasuk Kurdistan.

“Rakyat Irak tidak memercayai upaya pemerintah Erbil dalam menyangkal keberadaan basis-basis Mossad, sebab mereka sadar bahwa tempat-tempat seperti ini sudah ada sejak lama. Penjualan minyak kepada Israel adalah bukti terbaik untuk itu,” kata al-Maamuri. (af/fars)

Baca Juga:

IRGC Konfirmasi Serangan Rudal ke Pusat Pelatihan Mossad di Irak

Media Iran Ungkap Rincian Serangan Rudal IRGC ke Markas Intelijen Israel di Erbil

DISKUSI: