Pangeran Saudi Gusar Negaranya Disebut Kekurangan Bahan Pangan

0
627

Doha,LiputanIslam.com-Perang verbal terjadi antara Hamad bin Jasim (mantan menlu Qatar) dan seorang pangeran Saudi, menyusul cuitan Bin Jasim terkait kelangkaan bahan pangan di Saudi.

“Kabarnya Saudi menghadapi kelangkaan sejumlah bahan makanan. Tidak perlu diejek atau dicela. Semua ini adalah takdir Tuhan,”cuit Bin Jasim.

Sindiran mantan diplomat Qatar ini dipicu kebijakan Saudi dan tiga negara Arab lain pada 2017 lalu. Mereka memblokade Qatar dari darat dan udara, agar Doha bersedia memenuhi kehendak Riyadh. Salah satunya adalah penghentian impor barang melalui perbatasan Saudi. Namun Qatar berhasil melewati krisis tersebut dengan bantuan sejumlah negara seperti Iran dan Turki.

“Meski kami masih belum melupakan ucapan Menlu Saudi di awal blokade, namun kita harus bergabung untuk saling membantu. Perbuatan buruk dibalas dengan perbuatan baik. Kami dan rakyat Saudi adalah satu,”lanjut Bin Hasim.

Sebelum ini, sejumlah aktivis Saudi memberitakan kelangkaan bahan pangan di negara tersebut, terutama telur. Kabar itu dibantah oleh media-media pro Kerajaan.

Pangeran Abdurrahman bin Musaid dalam laman Twitter-nya menanggapi cuitan Bin Hasim dan mengklaim tak ada kelangkaan bahan pangan di negaranya.

Abdurrahman menuding, jumlah kasus Corona di Qatar paling banyak di dunia jika dari persentase populasi penduduknya. Dia menyuruh Bin Hasim mengurus urusan negaranya sendiri daripada urusan Saudi.

Berdasarkan data terbaru, Saudi menempati peringkat pertama kasus Corona di antara negara-negara Arab Teluk, yaitu dengan 2605 kasus positif dan 38 meninggal. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Jika Yaman Terpapar Corona, 90 Persen Warga akan Terinfeksi

Belasan Pangeran Saudi Dilaporkan Terinfeksi Covid-19

 

DISKUSI: