Pakar Lebanon: Iran Maju di Bidang Kedokteran, Arab Maju di Bidang Penghujatan

0
436

Beirut,LiputanIslam.com-Pakar politik Lebanon dan mantan direktur stasiun televisi al-Mayadeen menyesalkan upaya sejumlah media negaranya yang membesar-besarkan penyebaran virus Corona di Iran.

Mengungkapkan keprihatinannya, Sami Kulaib menulis artikel berjudul “Iran Maju di Bidang Kedokteran dan Farmasi, Sedangkan Kita Maju di Bidang Penghujatan.”

“Saat menyaksikan kedudukan yang dicapai Iran, kendati diembargo selama 40 tahun, kita sebagai bangsa Arab seharusnya merasa malu. Kita memiliki dana, SDM, dan atmosfer yang sesuai untuk memproduksi obat, tapi kita tidak meraih apa pun di bidang ini,”tulis Kulaib.

Berikut ini adalah sejumlah pencapaian Iran di bidang kedokteran yang disebut Kulaib dalam tulisannya:

  • Iran memproduksi sendiri 96 persen bahan obat dan kesehatan yang dibutuhkannya. Adakah negara Arab yang bisa melakukan hal seperti ini?
  • Pusat studi ilmu neurologi Iran menduduki peringkat ke-19 di dunia dalam penulisan karya ilmiah, dan posisi pertama di Timur Tengah.
  • Berdasarkan laporan UNESCO tahun 2012, 40 persen lulusan fakultas kedokteran di Iran adalah wanita. Jumlah periset meningkat hingga 2000 orang dalam setahun, dan seperempatnya adalah wanita.
  • Proyek wisata kedokteran telah dimulai di Iran sejak 2003 lalu. Hingga tahun 2025 nanti, proyek ini diharapkan bisa mendatangkan devisa sebesar 25 milyar dolar.
  • Iran adalah salah satu negara yang maju dalam pengobatan kemandulan.
  • Universitas-universitas Iran menerima lebih dari 4 ribu mahasiswa asing di berbagai bidang kedokteran.
  • Menurut laporan Reuters, Iran sejak 2013 menelurkan 2.925 karya ilmiah-spesialiasi dan menempati peringkat ke-17 dalam produksi karya ilmiah.
  • Iran di tahun 2011 menganggarkan sekira 6,3 milyar dolar untuk riset-riset ilmiah.

Di akhir tulisannya, Kulaib berharap agar media-media Arab menyadari kemajuan Iran di kancah ilmiah dan kedokteran. Dia meminta agar negara-negara Teluk lebih memikirkan kemajuan bidang pengetahuan alih-alih menyebarkan fitnah dan tuduhan. (af/alalam)

Baca Juga:

Media Iran Menyoal Perahasiaan Kasus Corona di Negara-Negara Jirannya

Senator AS: Kebijakan Trump Perkuat Pengaruh Iran di Lebanon

DISKUSI: