Muslimin Swedia Tuntut agar Penghinaan terhadap Agama Dilarang

0
123

Stockholm,LiputanIslam.com-Kelompok-kelompok Muslim di Swedia mengamandemen UUD negara mereka guna mencegah penghinaan terhadap agama. Upaya ini dilakukan menyusul berlanjutnya cemooh terhadap agama Islam dan pembakaran Alquran di negara-negara Eropa.

Dilansir Sputnik, dalam beberapa pekan terakhir, kelompok-kelompok radikal di Denmark dan Swedia membakar kitab suci Alquran, dengan dalih kebebasan pendapat dan tujuan untuk mencegah perkembangan Islam di Barat.

15 komunitas Muslim di Swedia merespons dengan menuntut amandemen atas UU guna mencegah penghinaan terhadap agama. Mereka secara spesifik menegaskan bahwa UU ini mesti mencakup larangan pembakaran kitab-kitab suci.

“Kami tidak ingin pembakaran kitab-kitab suci agama menjadi hal legal di Swedia. Penghinaan terhadap agama harus dilarang,”kata Hussein Farah, seorang imam jamaah di Swedia.

Seorang uskup dan anggota Dewan Kristen Swedia, Antje Jackelen, juga berpendapat bahwa penghinaan secara sengaja terhadap keyakinan orang lain tidak bisa diterima.

Dalam statemen Dewan Kristen Swedia disebutkan,”Pembakaran Alquran adalah tindakan barbar. Kami menyatakan simpati kepada Muslimin dan menegaskan bahwa tindakan seperti ini akan memecah belah warga dan menghalangi terwujudnya persatuan nasional.”

Beberapa waktu lalu, salah satu kelompok radikal sayap kanan membakar sebuah Alquran, yang akhirnya memicu kerusuhan di kota Malmo.

Seorang pemimpin kelompok sayap kanan Denmark juga melakukan hal serupa di Kopenhagen, ibu kota Denmark. Aksi ini juga menyulut ketegangan ras-budaya di negara tersebut. (af/tasnim)

Baca Juga:

Pesawat Militer AS Dekati Area Latihan Perang Iran di Selat Hormuz

Iran dan Turki Menentang Perjanjian Bahrain dengan Israel, Mesir Mendukung

DISKUSI: