Pesawat Militer AS Dekati Area Latihan Perang Iran di Selat Hormuz

0
139

Teheran, LiputanIslam.com –  Militer Iran menyatakan bahwa beberapa pesawat militer Amerika Serikat (AS) mendekati area latihan perang Iran bersandi “Zolfaghar 99” di kawasan strategis Selat Hormuz sebelum kemudian menyingkir setelah terlacak oleh pesawat nirawak Iran.

Militer Iran menyebutkan bahwa “satu pesawat B-8 dan dua drone MQ-9 dan RQ-4″ milik AS memasuki pertahanan udara Iran dan terpantau oleh radar Angkatan Udara.

Menurut militer Iran, pesawat-pesawat AS juga terlacak oleh drone Iran “setelah mengabaikan peringatan dari sistem pertahanan Iran agar menjauh dari area manuver”, dan “setelah drone (Iran) bersekukuh membuntutinya, pesawat-pesawat AS itu mengubah haluan dan meninggalkan lokasi.”

Pesawat RQ-4 yang juga dikenal dengan nama Global Hawk merupakan tipe pesawat nirawak jumbo dan mahal yang telah ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran pada Juni 2019  karena melanggar zona udara Iran.

Komandan Angkatan Laut Laksamana Hossein Khanzadi mengatakan bahwa pemasangan sistem rudal “di pantai selatan negara ini memungkinkan kami untuk membidik setiap ancaman di laut dan dari titik mana pun.”

TV pemerintah Iran menyatakan, “Masalahnya bukan terkait dengan pencegahan, melainkan untuk menyerang target apa pun yang dapat menimbulkan ancaman bagi Iran.”

Video yang disiarkan di televisi pemerintah memperlihatkan adegan rudal diluncurkan dari sistem bergerak yang dipasang di truk, dan kemudian Khanzadi berterima kasih kepada kru.

Angkatan Laut Iran menyatakan bahwa drone tempur “Simorgh” buatan negara republik Islam  ini juga telah menghancurkan targetnya dengan menggunakan “bom pintar dan akurat” di perairan dari jarak lebih dari 1000 kilometer.

Ketegangan meningkat antara Washington dan Teheran sejak Presiden AS Donald Trump pada tahun 2018 menarik diri secara sepihak dari perjanjian nuklir Iran dengan lima negara besar dunia plus Jerman. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Kapal Selam Iran Sukses Tembakkan Rudal Bawah-Permukaan ke Permukaan

Pasukan Militer Iran, China, Rusia akan Gelar Latihan Perang Bersama

DISKUSI: