Meski Diintimidasi, Atwan Teguh Bela Palestina

0
172

London,LiputanIslam.com-Redaktur Rai al-Youm mengabarkan, dirinya menjadi target kampanye hitam oleh lobi-lobi Zionis di Inggris.

Menurut Abdel Bari Atwan, dukungannya untuk faksi-faksi Resistansi Palestina, yang ia sampaikan melalui Rai al-Youm, Youtube, atau wawancara-wawancara, telah menjadikan dirinya sebagai target pendiskreditan.

Kampanye hitam dan pendiskreditan ini, kata Atwan, dikepalai oleh harian Zionis, Jewish Chronicel. Harian ini memiliki oplah besar di Inggris dan Dunia Arab.

“Harian ini menuding saya sebagai pembela terorisme, lantaran dukungan saya terhadap Raad Hazim, pelaku operasi berani syahid di Tel Aviv yang menewaskan 3 orang dan melukai 10 lainnya. Juga karena saya menyebut pelaku operasi sebagai syahid dan pahlawan, serta ucapan saya bahwa sebagian besar warga Israel bukan warga biasa dan sipil, namun bagian dari kader Militer dan Biro Keamanan Israel, atau bagian dari pasukan cadangan”, tulis Atwan.

Ia menegaskan, hujatan-hujatan ini bukan hal baru dan sudah berlangsung sejak seperempat abad terakhir. Dia bahkan berkali-kali mendapat ancaman pembunuhan. Tujuan utama musuh terhadapnya adalah agar Atwan menutup mulutnya, menaruh penanya, menutup akun Youtube, dan menghalanginya tampil di media-media Arab serta Barat.

Tujuan terpenting dari serangan-serangan ini, kata Atwan, adalah menghasut Polisi London untuk menyelidiki dan mengadilinya sesuai UU Penumpasan Terorisme. Ia berkata, jika itu terjadi, ada kemungkinan ia akan dikurung hingga 15 tahun.“Apa yang ingin saya tegaskan dalam tulisan ini adalah: semua kampanye provokatif ini tidak membuat saya takut. Justru saya bangga jika masuk penjara karena membela nilai-nilai bangsa saya, Umat Arab dan Muslim. Saya bangga berdiri di sisi Front Resistansi dalam menghadapi kezaliman, rasisme, dan pembantaian dengan berbagai cara,” tandas Atwan, yang lahir di Gaza tahun 1950 silam. (af/fars)

Baca Juga:

Diancam Para Pejuang Palestina, Israel Bantah Rencana Penyembelihan Kurban di Al-Aqsa

Komandan Pasukan Quds IRGC: Israel Terlalu Kecil untuk Menjadi Lawan Iran

DISKUSI: