Menteri Yaman Kritik Negara-negara Arab yang Hapus Visa untuk Orang Ukraina

0
148

Sanaa,LiputanIslam.com-Sejumlah negara Arab mencabut kewajiban visa bagi warga Ukraina sebagai bentuk simpati kepada mereka. Tindakan ini dikritik Menteri Informasi Yaman, karena hal serupa tidak diberikan kepada warga Yaman.

“Penghapusan visa bagi orang-orang Ukraina, atau mereka yang hidup dalam situasi perang, adalah sebuah sisi lumrah kemanusiaan. Namun dalam hal ini, kebijakan standar ganda musuh, yang termanifestasikan dalam lobi Zionis dan Pemerintah AS, patut dicermati dan direnungkan,” kata Dhaifullah al-Shami.

Al-Shami, yang sekaligus adalah jubir Pemerintah Yaman, menilai bahwa penghapusan visa bagi warga Ukraina dalam situasi saat ini menguntungkan musuh (AS dan Israel). Sebab itu, wajar jika sebagian negara Arab begitu tanggap dalam melaksanakan instruksi penghapusan visa tersebut.

Ia berpendapat bahwa simpati serupa tak bakal diberikan kepada warga Rusia, karena itu berlawanan dengan kepentingan AS dan Israel.

“Namun terhadap orang-orang Yaman, semua musuh aktif dalam lobi dan Pemerintahan ini adalah musuh langsung Yaman serta rakyatnya. Musuh-musuh ini jatuh dari aspek nilai, moral, dan kemanusiaan. Meski sebenarnya warga Yaman, kecuali para antek dan pengkhianat, tidak membutuhkan simpati musuh ini, sebab dengan adanya agresi dan blokade, tidak ada pencari suaka atau gelombang pengungsi internasional di Yaman,”tandas al-Shami. (af/fars)

Baca Juga:

Jurnalis Israel Bongkar Hubungan Rahasia Presiden Pelarian Yaman dengan MOSSAD

Perang Ukraina, Sekjen Hizbullah Kutuk Standar Ganda AS

DISKUSI: