Menguatnya Hubungan Ansharullah-Hamas Bahayakan Saudi dan Israel

0
397

Sanaa,LiputanIslam.com-Harian Lebanon, al-Akhbar menulis, hubungan antara Ansharullah dan Hamas terus menguat dari hari ke hari, meski coba dihalangi oleh AS, Saudi, dan Isarel.

“Washington, Riyadh, dan Tel Aviv berupaya untuk mencegah hubungan ini. Media-media yang berafiliasi kepada Riyadh atau Ikhwan al-Muslimin juga menegaskan penentangan mereka terhadap hubungan ini,”tulis al-Akhbar.

“Seiring berlalunya waktu, hubungan antara Yaman dan norma Palestina serta transformasinya dari aspek spiritual dan media menuju politik dan militer, terus menguat. AS, Saudi, dan Israel berusaha untuk menghalangi terjalinnya hubungan ini, atau setidaknya membatasi atau mencegahnya kian menguat.”

“Proposal-proposal perdamaian dari AS dan sekutunya hanya bertujuan untuk mengambil kekuatan dari Yaman dan pengaruh regionalnya. Terutama negara-negara ini berusaha untuk membatasi kehadiran Ansharullah di kawasan-kawasan geografi yang terpisah dari kawasan lain. AS juga berusaha untuk memaksakan syarat-syarat yang bisa mencegah Yaman hadir dalam perimbangan regional,”beber al-Akhbar.

Sumber-sumber al-Akhbar menyatakan, Washington telah mengajukan tawaran ‘menggoda’ terkait pemisahan urusan kemanusiaan dari selainnya dan pencabutan blokade Yaman. Tujuan utama tawaran ini adalah menjauhkan Yaman dari rencana untuk merebut kembali kedaulatan dan negerinya yang diduduki pihak asing.

Al-Akhbar menulis, Moaz Abu Shamala, wakil Hamas di Sanaa dalam pertemuan dengan anggota Dewan Politik Ansharullah Muhammad Ali Houthi mengapresiasi dukungan Ansharullah terhadap norma Palestina. Abu Shamala juga menyampaikan salam pimpinan Hamas kepada Pemimpin Ansharullah Abdulmalik Badrudin Houthi.

Houthi menegaskan, bangsa Yaman memandang sama semua faksi-faksi Palestina, serta meyakini dukungan untuk Palestina sebagai kehormatan. (af/alalam)

Baca Juga:

Publikasikan Video Shalit, al-Qassam Tunjukkan Ketidakbecusan Israel

Ansarullah: Saudi dan Sekutunya Ingin Keluar dari Perang Yaman Secara Terhormat

DISKUSI: