Media Lebanon: 2 Serdadu AS Ditawan Usai Jatuhnya Pesawat AS di Afghanistan

0
1

Kabul,LiputanIslam.com-Pada 27 Januari lalu media-media mengabarkan jatuhnya sebuah pesawat militer AS jenis Bombardier E-11A di Ghazni, timur Afghanistan.

Zabihollah Mojahed (jubir Taliban) mengklaim bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh kelompoknya. Menurutnya, pesawat itu mengangkut para perwira tinggi CIA.

Dengan berlalunya dua pekan dari insiden itu, hingga kini AS belum merilis laporan resmi terkait sebab atau kronologi jatuhnya pesawat itu, juga belum ada info soal para penumpangnya.

Dua hari pasca kejadian, yaitu saat Jenderal Kent MacKenzie (komandan CENTCOM) mengunjungi Afghanistan diam-diam, sempat diumumkan bahwa hanya ada serdadu AS di pesawat itu dan mereka tewas dalam kejadian.

Kemenlu AS mengklaim, dua serdadu itu adalah Letkol Paul K. Voss, 46, dari Guam dan Kapten Ryan S. Phaneuf, 30, dari New Hampshire.

Namun situs Lebanon, al-Ahed, mengabarkan versi lain berdasarkan kutipan dari sumber-sumber khusus.

Berdasarkan laporan al-Ahed, pesawat mata-mata AS itu awalnya mengalami masalah teknis hingga terpaksa mendarat darurat, bukan lantaran diserang Taliban. Taliban baru tiba setelah pendaratan darurat itu, hingga terjadi kontak senjata yang akhirnya menewaskan dua serdadu AS itu.

“Berlawanan dengan klaim Pentagon, pesawat itu ditumpangi lebih dari 2 orang. Kini Taliban menawan dua serdadu AS, yang tampaknya merupakan perwira tinggi CIA dan bisa menjadi kartu truf untuk Taliban dalam perundingan dengan Washington,”tulis al-Ahed. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

2019, Kasus Bunuh Diri di Angkatan Udara AS Naik Hingga 40%

Pentagon: Jumlah Tentara AS yang Terluka Akibat Serangan Iran Jadi 100-an Orang

 

DISKUSI:
SHARE THIS: