Raja Saudi Pecat Komandan Koalisi Arab dan Beberapa Perwira Lain

0
115

Riyadh, LiputanIslam.com    Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi memerintahkan pemecatan Komandan Pasukan Gabungan Koalisi Arab pimpinan Saudi Letjen Fahd bin Turki al-Saud sembari merujuk ke masa pensiunnya serta melimpahkannya kepada proses penyelidikan atas tuduhan korupsi.

Raja Salman juga memecat wakil gubernur wilayah Al-Jouf dan melimpahkannya ke penyelidikan bersama dengan sejumlah perwira dan pegawai Kementerian Pertahanan.

Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan bahwa keputusan itu diambil “berdasarkan apa yang telah dilimpahkan dari Putra Mahkota, Kepala Dewan Menteri, dan Menteri Pertahanan kepada Dewan Pengawas dan Pemberantas Korupsi terkait dengan terpantaunya transaksi keuangan mencurigakan di Kementerian Pertahanan serta permintaan penyelidikan atasnya, dan apa yang diangkat oleh dewan mengenai adanya korupsi di kementerian tersebut dan keterkaitannya dengan Letjen Fahd bin Turki bin Abdul Aziz al-Saud dan Pengeran Abdul Aziz bin Fahd bin Turki bin Abdul Aziz al-Saud serta sejumlah perwira, pegawai sipil,dan lain-lain”.

Raja Saudi juga mengeluarkan perintah kerajaan untuk menugaskan Letjen Mutlaq bin Salem Al-Azaima, Wakil Kepala Staf Gabungan, untuk melaksanakan tugas komandan pasukan gabungan.

Raja juga memecat Pangeran Abdulaziz bin Fahd bin Turki bin Abdulaziz Al-Saud dari jabatannya sebagai wakil gubernur wilayah Al-Jouf dan melimpahkannya ke penyelidikan.

Sebelumnya, Kerajaan Saudi juga telah memecat beberapa pejabat yang bertanggung jawab mengembangkan megaproyek pariwisata negara itu, termasuk Proyek Laut Merah dan Al-Ula, dengan tuduhan korupsi.  Mereka adalah Yusuf bin Rakan bin Hindi al-Otaibi, Muhammad bin Abdul Karim bin Muhammad al-Hassan, Faisal bin Abdul Rahman bin Muhammad al-Ajlan, dan Muhammad bin Ali bin Muhammad al-Khalifa juga sudah diserahkan ke tim penyidik.

Raja Saudi menugaskan Dewan Pengawas dan Pemberantasan Korupsi untuk menyelesaikan prosedur pemeriksaan terhadap setiap anggota militer dan sipil yang terkait dengan kasus-kasus tersebut. (mm/spa)

Bca juga:

Ledakan di Abu Dhabi dan Dubai, Seiring Penerbangan Pertama Israel ke UEA

Delegasi AS dan Israel Naiki Penerbangan Pertama dari Israel ke UEA

DISKUSI: