Mantan Serdadu Saudi Gugur di Pihak Yaman

0
340

Sanaa,LiputanIslam.com– Sejak awal tahun ini, Saudi telah melakukan sejumlah tindakan yang menunjukkan kekhawatirannya atas potensi penyusupan intelijen Yaman di tengah pasukannya.

Setelah sejumlah serangan udara yang menghantam fasilitas minyak Aramco, Saudi melarang semua pekerja Aramco asal Yaman untuk memasuki ladang-ladang minyak, kilang minyak, dan semua fasilitas perusahaan ini di Saudi.

Selain itu, para pekerja Yaman di Saudi juga mendapat lebih banyak tekanan. Namun, baru-baru ini tersiar kabar bahwa seorang mantan anggota Angkatan Darat Saudi bernama Abdulaziz Saad Umar atau Abu al-Izz gugur di barisan Tentara dan Komite Rakyat Yaman. Kabar ini kontan mengejutkan Pemerintah Saudi.

Abdulaziz adalah penduduk distrik Sulaimaniyah di Makkah. Di akhir tahun 2015, ia ditawan oleh Pasukan Yaman di perbatasan selatan Saudi. Namunia menolak kembali ke negaranya, meski para tawanan Saudi yang bersamanya telah dibebaskan.

Abdulaziz pun menjadi anggota Ansharullah dan bergabung dengan para pejuang Yaman. Dia pun tinggal di Sanaa dan menikah di sana. Teman-temannya mengatakan, Abdulaziz bertempur dengan gagah berani di banyak medan tempur.

Pada tanggal 23 Maret lalu, Abdulaziz gugur di Sirwah. Jenazahnya pun diiringi di Sanaa sebagai syahid Saudi pertama di barisan Tentara dan Komite Rakyat Yaman.

Gugurnya Abdulaziz membuat gempar medsos Saudi. Sebagian mereka segera membantah kabar itu dan mengklaim bahwa Abdulaziz adalah warga asli Yaman. Sebagian lain menyanggah dan mengatakan bahwa Tentara Saudi tidak menerima serdadu yang lahir di luar Saudi. Sebab itu, mereka menilai bergabungnya Abdulaziz ke Ansharullah sebagai lonceng bahaya. (af/alalam)

Baca Juga:

Pasukan Pro-Saudi dan Pasukan Pro-UEA Bertempur Sengit di Yaman

Luar Biasa, Demi Palestina, Jurnalis ini Mundur dari Saluran Al-Arabiya Milik Saudi

 

DISKUSI: