Pasukan Pro-Saudi dan Pasukan Pro-UEA Bertempur Sengit di Yaman

0
271

Abyan, LiputanIslam.com –   Pihak-pihak Yaman yang bersekutu dengan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi kembali terlibat pertempuran satu sama lain di Yaman.

Dewan Transisi Selatan (STC) di provinsi Abyan mengumumkan bahwa pasukan “Sabuk Pengaman” yang berafiliasi dengan STC terlibat pertempuran melawan pasukan pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang disebut STC sebagai “barisan teroris” di provinsi Abyan, Yaman tenggara.

Juru bicara STC Mohammad al-Naqib, “Sikap defensif yang solid pasukan Sabuk Pengaman serta orang-orang kabilah dan resistensi telah mengacaukan barisan anasir teroris. Meskipun barisan ini didukung logistik besar, namun pasukan itu telah mendesak barisan itu pada perluasan panggung bunuh dirinya dan berlipatnya jumlah kerugian mereka dalam beberapa jam terakhir.”

Dia menambahkan, “Kawasan Khabr al-Muraqashah dilanda kontak senjata yang menjalar dari kawasan pantai di barat hingga ke daerah Yaya di timur.”

STC adalah kelompok separatis yang didukung Uni Emirat Arab (UEA), sedangkan pemerintahan Mansour Hadi didukung oleh Arab Saudi. Keduanya sama-sama memerangi Ansarullah (Houthi) dan tergabung dalam pasukan koalisi yang dipimpin Saudi.

Di pihak lain, Muhsin al-Hajj, salah seorang tokoh Partai al-Islah yang terkait dengan Mansour Hadi di provinsi Shabwa, Yaman selatan, Sabtu lalu mengatakan kepada saluran Al-Jazeera bahwa pasukan partai ini bersiap melancarkan serangan terhadap pasukan yang didukung UEA.

Menurutnya, provinsi kaya minyak Shabwah diwarnai aksi pengerahan pasukan militer bersamaan dengan kabar masuknya kapal pengangkut senjata Turki di kawasan pantai Yaman.

Dia menyebutkan bahwa provinsi itu dilanda perang proksi antara UEA yang mendukung STC dan Qatar yang mendukung pemerintahan Mansour Hadi. Dia juga menuding UEA berusaha memecah belah negara Yaman dengan menyokong kelompok separatis. (mm/rt/fna)

Baca juga:

Pasukan Ansarullah Patahkan Serangan Koalisi di Taiz

Partai Reformasi Yaman yang Berhaluan Ikhwanul Muslimin Berselisih Tajam dengan Saudi

DISKUSI: