Mantan PM Qatar: Arafat Dibunuh Orang Dekatnya

0
287

Doha,LiputanIslam.com– Mantan pejabat Qatar, Hamad bin Jasim, dalam acara al-Shanduq al-Aswad mengatakan, mantan Pemimpin PLO Yaser Arafat dibunuh oleh orang-orang dekatnya sendiri.

“Beberapa bulan sebelum Arafat jatuh sakit, sebuah rapat berlangsung di kantor saya di Doha setelah tahun 2002, yang dihadiri para tokoh Palestina dan Israel. Mereka membahas semua mekanisme yang memungkinkan Arafat bisa keluar dari krisis dengan selamat dan meninggalkan Palestina,” tutur Hamad dalam acara yang dibawakan oleh Ammar Taqi dari harian al-Qabas.

“Tak berselang lama, pihak-pihak yang hadir dalam rapat mengumumkan bahwa sudah tidak ada lagi topik yang perlu dibahas. Beberapa bulan kemudian, kami dikejutkan dengan kabar sakitnya Arafat. Ia pun meninggal dunia beberapa waktu setelahnya,” lanjut Hamad.

Hamad berpendapat, Arafat adalah target sebuah rencana teror, yang diketahui dari perubahan-perubahan yang terjadi pada kesehatan dan tubuh Arafat. Ia berkata, sangat mungkin bahwa sebagian dari sesuatu yang diberikan kepada mantan Pemimpin PLO itu telah membuatnya kehilangan nyawa.

Arafat meninggal dunia dalam usia 75 tahun pada tahun 2004 di sebuah rumah sakit di Prancis. Ia dimakamkan di Ramallah tanpa diotopsi terlebih dahulu.Belakangan muncul berbagai teori bahwa ia mungkin telah dibunuh dengan racun atau bahan radio aktif.

Bulan lalu, para pakar Swiss mengumumkan telah menemukan bekas-bekas bahan kimia radio aktif di pakaian Arafat. Usai terbetiknya kabar ini, penyelidikan atas kematiannya pun dilakukan. (af/alalam)

Baca Juga:

PM Israel Berkunjung ke Bahrain, Ini Kacaman Faksi-Faksi Pejuang Palestina

Faksi-Faksi Pejuang Palestina Kutuk Keras Kunjungan Presiden Israel ke UEA

DISKUSI: