Mantan Petinggi CIA: Iran dan China Menang, dan Kita Kalah

0
112

Washington,LiputanIslam.com-Seorang mantan petinggi CIA, Michael Morrell, membagikan artikel New York Times dan menulis,”China dan Iran meraih kemenangan, sedangkan kita menelan kekalahan. Ini diakibatkan kebijakan unilateral kita di hadapan Iran. Inilah alasan utama kenapa banyak pihak, termasuk (Rex) Tillerson dan (James) Mattis, menentang keluarnya AS dari kesepakatan nuklir Iran (JCPOA). Kebijakan yang keliru pasti mendatangkan konsekuensi serius.”

Dalam artikel yang dipublikasikan kemarin, New York Times menyebut proposal kerjasama komprehensif 25 tahun antara Iran dan China sebagai pukulan telak terhadap kebijakan Tekanan Maksimum AS. Ini adalah sebutan bagi kebijakan yang diambil Donald Trump terhadap Iran, menyusul keluarnya AS dari JCPOA.

Harian AS ini mengklaim pihaknya mendapatkan bocoran dari proposal kerjasama tersebut. New York Times menulis, Iran dan China menandatangani kerjasama dagang-militer ini untuk menghadapi AS.

“Jika proposal ini diimplementasikan seperti yang dijabarkan, akan muncul pusat ketegangan baru dalam hubungan China-AS yang terus memburuk,”tulis New York Times.

“Kesepakatan ini juga merupakan hantaman telak atas kebijakan agresif Pemerintah AS atas Iran, pasca keluarnya Washington dari kesepakatan yang dijalin pada 2015 lalu oleh Barack Obama dan 5 pemimpin negara lain,”tandas New York Times. (af/tasnim)

Baca Juga:

Kelompok Tak Dikenal Bakar Tiga Mobil Pembawa Muatan untuk Pangkalan Militer AS di Irak

Komandan CENTCOM: Tak Ada Aspek Militer dalam Kebijakan Tekanan Maksimum atas Iran

DISKUSI: