Mantan Pejabat Israel Sebut Iran Tak Lagi Takut Sanksi AS

0
404

Teheran,LiputanIslam.com-Seorang mantan pejabat intelijen Israel, Amos Yadlin menyebut posisi Iran lebih unggul dalam masalah nuklir.

Situs Arutz Sheva melaporkan, Yadlin menilai bahwa Iran telah sukses meraih tujuan-tujuannya.

“Orang-orang Iran berada dalam posisi lebih unggul. Mereka memiliki tuntutan yang jelas, yaitu AS harus mencabut semua sanksi dan baru kembali ke kesepakatan,” kata Yadlin saat bicara soal perundingan nuklir Iran mendatang.

Bicara soal efek sanksi-sanksi Pemerintah AS di masa Donald Trump, Yadlin menilai bahwa Iran tidak lagi takut terhadap sanksi-sanksi tersebut. Menurutnya, Israel akan kesulitan untuk memengaruhi konten kesepakatan baru dengan Iran, karena bulan madu Tel Aviv dengan Trump sudah berakhir.

Di lain pihak, Menlu Israel Gaby Ashkenazi baru-baru ini mengabarkan permbicaraannya dengan Menlu AS, Antony Blinken tentang beragam isu, termasuk Iran dan perundingan mendatang soal JCPOA di Wina.

Melalui akun Twitter-nya, Ashkenazi menyatakan bahwa ia telah melakukan kontak telepon penting dengan kolega AS-nya. Dalam cuitannya, Ashkenazi mengaku bahwa Blinken telah memberitahu Tel Aviv soal perkembangan terakhir perundingan nuklir Iran, terutama pertemuan Selasa nanti di Ibu Kota Austria. (af/fars)

Baca Juga:

Menlu Saudi: Masalah Rudal akan Dibicarakan dalam Perundingan Nuklir Iran

Iran Pastikan di Wina Tak akan Ada Pertemuan Langsung yang “Tak Perlu” dengan AS

DISKUSI: