Mantan Menteri Israel: Bahkan AS pun Tak Izinkan Aneksasi

0
200

TelAviv,LiputanIslam.com-Seiring bertambahnya penentangan global terhadap rencana aneksasi Tepi Barat, mantan Menteri Perang Israel, Moshe Yaalon, meminta agar Tel Aviv membatalkan rencana tersebut.

Dalam konferensi video dalam seminar majalah Calcalist, Yaalon mengungkap bahwa saat Kesepakatan Abad Ini diresmikan, Donald Trump tidak mengizinkan aneksasi dilakukan.

Menurut laporan Jerusalem Post, dia meminta agar Tel Aviv mengakhiri segala sesumbar terkait implementasi aneksasi. Yaalon menegaskan, tindakan ini hanya akan meningkatkan ketegangan di Kawasan dan memperumit kebijakan-kebijakan Israel.

Politisi Israel ini mengklaim, hanya Trump yang bisa mengambil keputusan tentang pelaksanaan aneksasi.

“Tapi dia (Trump) juga paham bahwa ada problem dalam masalah ini. Bukan hanya sekarang, bahkan dia juga tak memberikan izin pelaksanaan pada Januari lalu (saat peresmian Kesepakatan Abad Ini),”ujar Yaalon.

“(Kesepakatan Abad Ini) berguna untuk Israel. Namun apakah sekarang saat yang tepat? Saat ini hanya relevan untuk kebijakan-kebijakan pribadi Netanyahu. Tapi saat ini jangan dilaksanakan,”imbuhnya.

Yaalon menilai, Netanyahu bersikeras terus bicara soal aneksasi demi mengalihkan opini umum dari kasus korupsi yang menjeratnya, juga ketidakmampuannya menyusun strategi efektif untuk menangani Covid-19 dan krisis ekonomi yang ditimbulkannya. (af/fars)

Baca Juga:

Menteri Imigrasi Israel: Rencana Aneksasi Dihapus dari Agenda Kerja Kabinet

Arab Teluk dan Para Pejuang Palestina Dalam Sorotan Mata Elang Menteri Intelijen Israel

DISKUSI: