Mantan Menlu AS Minta Trump Berhenti Main Twitter

0
122

Washington,LiputanIslam.com-Kritikan terhadap Donald Trump terus mengalir, bahkan dari sesama anggota Partai Republik. Yang terbaru, mantan Menlu AS Condoleezza Rice meminta agar Trump bicara kepada rakyat AS dengan bahasa persatuan.

Dalam sebuah acara di stasiun CBS News, Rice meminta agar Trump berhenti mengunggah cuitan terkait isu-isu penting, seperti luka lama rasisme di AS.

“Saya tidak berniat memberikan konsultasi kepada Presiden. Namun jika saya menjadi konsultannya, saya akan memintanya menyingkirkan cuitan untuk sementara dan berdialog dengan kita. Menurut saya, ini yang kita butuhkan dan seharusnya bisa melakukannya.,”kata Rice.

Presenter CBS News lalu menanyakan pendapat Rice soal cuitan bernada ancaman Trump kepada para pengunjuk rasa. Cuitan itu memicu kontroversi luar biasa, sampai-sampai para pendukung Republik pun turut mengkritik Trump.

Menjawab pertanyaan ini, Rice mengatakan bahwa Trump seharusnya berpikir lebih banyak sebelum membicarakan persoalan rumit seperti masalah rasisme.

Saat ditanya tentang kritik mantan Menhan AS, James Mattis, terhadap Trump, Rice memuji Mattis sebagai “seorang patriot dan sangat jujur.”

Ketika ditanya apakah ia akan memberikan suara kepada Trump dalam pilpres mendatang, Rice secara diplomatis menjawab,”Jika saya ingin bicara soal kebijakan dalam negeri AS, Anda orang pertama yang akan mengetahuinya.” (af/alalam)

Baca Juga:

Trump Berencana Kerahkan 10 Ribu Tentara untuk Hadapi Demonstran

Israel Gunakan Jet Tempur F-35 dalam Serangan ke Suriah

DISKUSI: