Majalah AS Ungkap Rencana Serangan Nuklir Washington ke Soviet dan China

0
140

Washington,LiputanIslam.com-Di masa Perang Dingin, AS dikabarkan sempat mempertimbangkan opsi untuk melancarkan serangan nuklir ke kota-kota besar di Uni Soviet dan China.

Sebelum itu, AS pernah menciptakan tragedi pengeboman nuklir atas kota Hiroshima dan Nagasaki (pada 6 dan 9 Agustus 1945). Serangan nuklir itu dilakukan atas perintah Presiden Harry Truman pada Perang Dunia II untuk menundukkan Kekaisaran Jepang.

Dua bom nuklir yang dijatuhkan AS menghancurkan kedua kota itu serta menewaskan penduduknya. Korban jiwa akibat serangan itu mencapai 220 ribu orang, yang mayoritas mereka adalah warga sipil. Lebih dari 100 ribu tewas di tempat, sementara sisanya meregang nyawa hingga akhir 1945 akibat radiasi radioaktif bom tersebut.

Hingga kini, pengeboman Hiroshima dan Nagasaki adalah satu-satunya kasus penggunaan nuklir dalam perang.

Namun majalah AS, National Intercept, dengan bersandar pada dokumen Arsip Keamanan Nasional AS, mengungkap bahwa pasca tragedi di Jepang, Washington berniat untuk mengulangi serangan tak berperi kemanusiaan itu.

Berdasarkan dokumen-dokumen pada dekade 60-an, AS mengkaji sejumlah opsi militer untuk menghadapi China dan Uni Soviet.

Menurut opsi pertama, serangan dengan hulu ledak nuklir hanya akan menargetkan situs-situs nuklir dan markas militer, yang hanya mengakibatkan sedikit kerugian ke kota-kota dan penduduk.

Sementara opsi kedua adalah menghancurkan kota-kota besar yang akan melenyapkan infrastruktur-infrastruktur penting China dan Soviet.

Tujuan dari opsi kedua ini adalah “menghancurkan tekad dan kemampuan perang Soviet dan China, serta menyingkirkan musuh dari kelompok adidaya industri dan menyeimbangkan kekuatan untuk AS pasca perang.” (af/alalam)

Baca Juga:

Tak Gubris Ancaman AS, Kapal Iran ke-6 Dekati Venezuela

China Nyatakan Tak Akan Bantu Trump dalam Pilpres 2020

DISKUSI: