Legislator Irlandia Kritik Standar Ganda AS soal Isu Nuklir

0
268

Brussel,LiputanIslam.com-Wakil Irlandia di Parlemen Eropa, Mike Wallace, mengunggah cuitan yang menyinggung rencana AS untuk menyediakan kapal selam nuklir bagi Australia. Cuitan Wallace juga mengecam Washington, karena menggunakan standar ganda terkait isu nuklir Iran dan negara-negara sekutunya.

“AS tidak ingin Iran memperkaya uranium hingga lebih dari 3,27 persen. Namun AS tidak bermasalah dengan penyediaan kapal selam nuklir untuk Australia, padahal kapal selam itu menggunakan uranium setara bom nuklir. Bukankah ini pelanggaran Pakta Nonproliferasi Nuklir (NPT)? Atau apakah tatanan internasional disusun sesuai hukum AS dan para sekutunya?”cuit Wallace.

Baru-baru ini, para Kepala Negara AS, Inggris, dan Australia meneken kesepakatan untuk kerja sama di bidang diplomatik, keamanan, dan militer di seluruh kawasan Indo-Pasifik.

Mereka mengumumkan, program kapal selam nuklir Australia adalah proyek besar pertama kesepakatan ini. Atas dasar itu, Canberra pun membatalkan perjanjian senilai 90 miliar dolar dengan Paris untuk pembuatan kapal selam.

Wakil Rusia di organisasi-organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov menyatakan kesepakatan terkait kapal selam nuklir AS dan Inggris dengan Australia adalah “hal yang sangat berisiko”.

“Kemungkinan IAEA akan menemukan solusi. Namun bagaimana pun juga, AUKUS (pakta keamanan antara AS, Inggris, dan Australia) terkait dengan kapal selam nuklir adalah hal yang mengandung banyak risiko. Hal ini akan meningkatkan ketegangan di Kawasan, juga mendorong sejumlah negara untuk memiliki kapal selam nuklir. Saya rasa, program-program untuk pakta ini tidak dikaji dengan cermat,” cuit Ulyanov. (af/fars)

Baca Juga:

Sadar Assad Tak Bisa Dijatuhkan, AS Pilih Batasi Pengaruh Iran

Rusia: Iran Ingin Pulihkan Perjanjian Nuklir, Bukan Negosiasi Bertele-tele

DISKUSI: