Legislator Irak: Kedubes AS Bukan Perwakilan Diplomatik, Tapi Pangkalan Militer

0
130

Baghdad,LiputanIslam.com-Fadhil Jabir, seorang anggota Parlemen Irak, pada hari Senin (6/7) meminta Komite Keamanan dan Pertahanan Parlemen untuk menuntut penjelasan terkait latihan militer di Kedubes AS baru-baru ini. Jabir menyatakan, dia ingin tahu apakah Pemerintah Irak sudah diberitahu tentang latihan itu atau tidak.

Dalam wawancara dengan al-Maalomah, Jabir menyebut uji coba sistem pertahanan udara di Zona Hijau Baghdad sebagai pelanggaran nyata kedaulatan nasional Irak, bahkan meski dilakukan atas persetujuan Mustafa al-Kadhimi.

“Komite Keamanan dan Pertahanan Parlemen harus meminta penjelasan dari Pemerintah tentang realita masalah ini,”kata Jabir.

Menurutnya, latihan militer AS telah menyebabkan warga Irak cemas dan ketakutan. “Kedubes AS di Zona Hijau bukan lagi sebuah perwakilan diplomatik, sebab ada lebih dari seribu serdadu AS berada di sana. Ini sesuatu yang tak pernah terjadi di kedubes mana pun di dunia,”lanjutnya.

“Al-Kadhimi harus dipanggil ke Parlemen untuk menjawab sejumlah pertanyaan, termasuk apakah dia sudah dikabari soal keputusan AS untuk melakukan latihan militer atau tidak,”tandas Jabir.

Latihan militer AS pada Sabtu sore (4/7) dibanjiri kecaman dari berbagai kelompok di Irak. Netizen Irak pun memviralkan tagar #Qaidah_Mo_Sifarah (Ini bukan Kedubes, tapi pangkalan militer) sebagai sindiran ke Kedubes AS. (af/alalam)

Baca Juga:

AS di Balik Upaya Perang Saudara di Irak

Politisi Irak Sebut Negaranya Aman Berkat Jasa al-Hashd al-Shaabi

DISKUSI: