Lawatan Petinggi Uni Eropa ke Iran Membuat Israel Khawatir

0
158

Tel-Aviv,LiputanIslam.com- Kunjungan Staf Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell ke Teheran membuat Menlu Israel Yair Lapid geram. Semenjak Kabinet Naftali Bennett terbentuk, Lapid sudah diketahui sering menggunakan segala cara untuk menghambat proses perundingan pencabutan sanksi Iran.

Situs Politico mengabarkan bahwa Rezim Zionis ingin merusak kesepakatan nuklir, yang dinilai Uni Eropa sebagai kesepakatan baik bagi semua pihak. Politico melaporkan, Lapid mengecam keras Borrell karena berkunjung ke Iran dengan tujuan memulai kembali perundingan pencabutan sanksi.

Borrell menyampaikan telah membuka kebuntuan perundingan Wina dalam pertemuannya dengan para pejabat Iran dalam lawatannya ke Teheran. Hal ini membuat Lapid tidak tenang. Ia menuding Borrell mengabaikan omong kosongnya soal “strategi Iran untuk membunuh orang-orang Israel di Turki.”

Dengan munculnya kritik Israel terhadap JCPOA, negara-negara anggota Uni Eropa yakin bahwa itu adalah bagian dari upaya untuk menyabotase proses perundingan nuklir Iran, menurut Politico.

Seorang diplomat Eropa yang mengetahui pertukaran informasi ini mengatakan kepada Politico, Borrell sebelum mengunjungi Teheran telah mengirim pesan kepada Lapid. Melalui pesan itu, Borrell memberitahu Lapid bahwa tujuan lawatannya adalah mengembalikan Iran ke perundingan nuklir dan menghilangkan kendala-kendala yang masih tersisa.

“Menanggapi pesan ini, Lapid berkata kepada Borrell bahwa sikapnya dalam hal ini ‘sangat tidak layak’, apalagi setelah Dewan Gubernur IAEA mengecam Iran dan Teheran mencopot kamera pengawas IAEA,”kata diplomat ini.

Politico juga melaporkan, seorang pejabat Uni Eropa menyatakan, Borrell berkunjung ke Iran sebagai fasilitator dan koordinator netral perundingan. Ia dinilai sukses membuat Iran setuju untuk memulai kembali perundingan tak langsung dengan AS dalam beberapa hari ke depan.

Di hari terakhir kunjungannya di Teheran Sabtu lalu, Borrell berkata bahwa kembalinya Iran ke pentas ekonomi dunia akan berperan dalam mengatasi kenaikan harga minyak dan gas alam akibat perang di Ukraina. (af/fars)

Baca Juga:

Berkunjung ke Turki, Menlu Iran Sebut Israel Musuh Nomor Wahid Dunia Islam

Ingatkan Barat, Kissinger: Rusia Punya Peran Penting di Eropa

 

DISKUSI: