Ingatkan Barat, Kissinger: Rusia Punya Peran Penting di Eropa

0
125

Davos,LiputanIslam.com-Mantan Menlu AS dan salah satu pakar masalah geopolitik, Henry Kissinger menyebut Ukraina mesti menyerahkan sebagian wilayahnya kepada Rusia dan mengakhiri perang.

Dalam Forum Ekonomi Davos di Swiss, politisi berusia 98 tahun ini menyatakan, tidak dimulainya perundingan dengan Rusia dan berlanjutnya kebijakan provokatif atas Moskow bisa berakibat buruk bagi stabilitas Eropa dalam jangka panjang.

“Perundingan harus dimulai dalam 2 bulan mendatang, sebelum perang memicu ketegangan dan pergerakan yang tidak bisa ditangani… Melanjutkan perang ke titik yang lebih jauh dari ini tidak ada hubungannya dengan kebebasan Ukraina, namun merupakan perang baru atas Rusia,” kata Kissinger, yang menjabat Menlu AS di masa pemerintahan Richard Nixon dan Richard Ford di dekade 70-an.

Ia menegaskan, dalam 400 tahun lalu, Rusia adalah bagian tak terpisahkan dari Eropa dan bertindak sebagai kekuatan penyeimbang dalam momen-momen krusial. Kissinger menambahkan, negara-negara Barat harus mengingat pentingnya kedudukan Rusia di Eropa.

Di lain pihak, Wamenlu Rusia, Andrei Rudenko mengatakan, jika Ukraina yang pertama kali mengambil langkah konstruktif, Moskow siap memulai perundingan damai.

“Begitu Ukraina menunjukkan sikap konstruktif dan minimal merespons tawaran-tawaran yang diajukan, kami siap kembali (ke perundingan damai),” kata Rudenko.

Meski demikian, Presiden Ukraina Volodymir Zelensky dalam Pertemuan Davos mengklaim, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak bersedia berunding. Ia menuduh Putin hanya suka menggunakan “kekuatan tanpa belas kasihan”. (af/fars)

DISKUSI: