Lavrov: Eropa Secara Hina Mengemis Izin dari AS untuk Berbisnis dengan Iran

0
223

Moskow,LiputanIslam.com-Menlu Rusia menilai, permohonan negara-negara Eropa dari AS agar terhindar dari sanksi AS guna berbisnis dengan Iran adalah “tindakan hina.”

“AS bukan hanya menjatuhkan sanksi sepihak atas Iran, tapi juga melarang negara-negara lain untuk berbisnis dengan Teheran,”kata Sergey Lavrov, Selasa (1/9).

“Kadang kala, para sekutu AS secara hina memohon dari AS agar diberi kelonggaran, sehingga mereka bisa menjalin bisnis dengan Iran tanpa terkena dampak sanksi,”lanjutnya.

Menurut Lavrov, mekanisme INSTEX tidak memadai untuk menormalisasi hubungan dagang dengan Iran. Negara-negara Eropa mengklaim, mekanisme ini dibuat untuk mempermudah perdagangan dengan Iran.

“Mereka (Eropa) menjanjikan mekanisme yang tidak bergantung kepada dolar, serta memudahkan negara-negara yang ingin bertransaksi dagang dengan Iran. Mekanisme ini dinamakan INSTEX,”jelas Lavrov.

Ia menilai, INSTEX tidak diluncurkan secepat yang dijanjikan oleh Eropa dan baru difungsikan pada akhir tahun lalu. Menlu Rusia menyebut mekanisme ini tidak mencukupi untuk pemulihan hubungan dagang dengan Teheran.

Lavrov kembali menegaskan, bahwa AS sudah keluar dari kesepakatan nuklir (JCPOA). Dengan demikian, Washington tidak berhak untuk mengembalikan semua sanksi Dewan Keamanan PBB atas Iran. (af/fars)

Baca Juga:

Iran Ungkap Sistem Radar Baru Pendeteksi 300 Target Sekaligus

Seperti Indonesia, Niger Tak Kabulkan Permintaan AS terkait Snap Back

DISKUSI: