Langgar Perairan Rusia, Kapal Perang Inggris Diancam Dijatuhi Bom

0
822

Moskow,LiputanIslam.com-Jubir Kremlin Dmitry Peskov dan Jubir Kemenlu Rusia Maria Zakharova menyatakan, masuknya kapal perusak Inggris HMS Defender ke perairan Krimea adalah sebuah tindakan provokatif dan telah direncanakan sebelumnya.

Kemenlu Rusia sendiri telah memanggil Dubes Inggris di Moskow untuk memberikan penjelasan. Zakharova menyatakan, Dubes Inggris itu akan mendapatkan pesan keras.

Wamenlu Rusia Sergey Riyabkov menyatakan, semestinya Inggris harus mengubah nama kapal perusaknya dari “pelindung” (Defender) menjadi “penyerang”. Riyabkov menegaskan, orang-orang yang ingin menguji kekuatan Rusia berarti telah membeli bahaya besar dengan nyawa mereka.

“Kami akan meminta mereka untuk bersikap rasional dan menghormati hukum internasional. Jika tidak efektif, mungkin kami akan menjatuhkan bom, bukan hanya di jalur (kapal agresor), tapi tepat di atasnya,” tandas Riyabkov.

Media-media internasional pada Rabu lalu mengabarkan, sebuah kapal Rusia terpaksa menembakkan tembakan peringatan untuk mengusir kapal perusak Inggris dari perairan Rusia di sekitar Semenanjung Krimea. Sebuah jet tempur Rusia juga membombardir jalur kapal perang Inggris itu.

PM Inggris, Boris Johnson berdalih, HMS Defender tidak memasuki wilayah perairan Rusia, sebab London tidak mengakui Krimea sebagai bagian dari Rusia.

Semenanjung Krimea bergabung dengan wilayah Rusia pada tahun 2014 setelah melangsungkan referendum. Namun AS dan para sekutunya tidak mengakui hasil referendum tersebut. (af/fars)

Baca Juga:

Al-Nujaba Desak agar Penyedia Layanan Internet AS Diboikot

Kehebatan Ansarullah di Medan Tempur Paksa AS Akui Eksistensi Ansarullah

DISKUSI: