Lancang Datang tanpa Undangan, Kongo Usir Direktur Mossad

0
40

TelAviv,LiputanIslam.com-Media-media Zionis memberitakan, Direktur Mossad pernah dideportasi oleh Republik Demokratik Kongo.

Situs Marker melaporkan, peristiwa ini terjadi tiga tahun lalu, atau tepatnya pada 2019 silam. Pesawat yang membawa Yossi Cohen mendarat di Kongo tanpa ada pemberitahuan sebelum itu.

Cohen, yang datang tanpa diundang, meminta pertemuan dengan Presiden Kongo, Felix Tshisekedi.

Marker mengabarkan, Badan Pengawas Militer Israel (Lembaga Sensor) tidak pernah menjelaskan kenapa Cohen melawat ke Kongo dan apa tujuan dari lawatan tersebut.

Dalam kunjungan ketiga Direktur Mossad ke Kongo, yang lagi-lagi tanpa ada undangan, Tshisekedi akhirnya mengintruksikan pasukan negaranya untuk mengusir Cohen.

Laporan Marker menyebutkan, Presiden Kongo khawatir bahwa kedatangan Cohen bertujuan untuk menyulut kudeta di negaranya.

Dalam rangka mengembangkan pengaruh Tel Aviv di Afrika, Mossad selalu aktif di sejumlah negara Benua Hitam.

Aktivitas Rezim Zionis di Benua Hitam telah sampai ke batas yang mendorong Ketua Komisaris Uni Afrika, Moussa Faki pada tahun lalu mengajukan permintaan agar Tel Aviv diterima sebagai pengawas di organisasi tersebut.

Meski demikian, setelah munculnya penentangan sejumlah negara anggota Uni Afrika, terutama Aljazair, organisasi ini akhirnya memutuskan untuk menangguhkan pemberian status Anggota Pengawas kepada Tel Aviv. (af/fars)

Baca Juga:

Liga Arab: Aksi Israel Berpotensi Picu “Perang Agama”

Pembekuan Keanggotaan Israel di Uni Afrika akan Berujung kepada Pengusirannya

DISKUSI: