Lakukan Normalisasi, Raja Maroko Klaim Tetap Bela Palestina

0
307

Rabat,LiputanIslam.com-Menyusul deklarasi kesepakatan normalisasi Maroko dengan Israel, Raja Maroko menelepon Mahmoud Abbas untuk menjustifikasi tindakannya.

Kantor Kerajaan Maroko mengumumkan, Muhammad VI dalam kontak telepon dengan Abbas menegaskan “sikap teguh dan moderat Maroko terkait isu Palestina.” Raja Maroko mengaku tetap mendukung penyelesaian konflik Palestina-Israel melalui Solusi Dua Negara.

Presiden AS Donald Trump pada Kamis malam (10/12) mencuit bahwa Maroko siap menormalisasi hubungan dengan Israel.

Keputusan Rabat untuk menjalin hubungan dengan Tel Aviv menuai kecaman dari berbagai kelompok Palestina.

“Tindakan Rezim Maroko dalam menormalisasi hubungan dengan Rezim Zionis adalah pengkhianatan terhadap prinsip-prinsip Islam dan Arab, serta pengabaian isu Quds dan Palestina.”

“Ini adalah kegagalan baru bagi pemerintah ringkih Arab, yang mencari-cari cara menguatkan sistem pemerintahan diktatornya dengan mendekati AS dan Israel,”tandas Hamas dalam statemennya.

Jihad Islami Palestina menyebut normalisasi adalah sisi lain dari imperialisme. Deklasi hubungan Rabat-Tel Aviv ini dinilai sebagai pengkhianatan terhadap Quds.

Ansharullah Yaman menyatakan,”Segala bentuk normalisasi, baik oleh Barat atau Timur, adalah hal tercela dan terkutuk. Tak ada alasan yang bisa diterima dari pemerintah yang mengaku Arab atau Muslim untuk melakukan normalisasi.” (af/fars)

Baca Juga:

[Berita Gambar] Pasukan Israel Menembak Remaja Palestina di Yerusalem al-Quds

Satu Bocah Palestina Gugur Diterjang Peluru Israel di Tepi Barat

DISKUSI: