Kuwait Tolak Hadiri Seminar di Bahrain karena Keberadaan Delegasi Israel

0
372

Kuwait,LiputanIslam.com-Arabi21 melaporkan, Fakultas Manajemen Bisnis Universitas Bahrain mengadakan sebuah seminar bertajuk “Seminar Timur Tengah untuk Pengembangan Fakultas-fakultas Manajemen Bisnis”. Fakultas ini mengundang sejumlah fakultas Manajemen Bisnis dari berbagai negara Arab sekitar Teluk Persia, namun tidak mengumumkan kehadiran delegasi dari Israel.

Setelah mengetahui bahwa delegasi Israel juga diundang, Asosiasi Internasional Pemuda Pembela Quds di Kuwait mengumumkan, pihaknya membatalkan keikutsertaan dalam seminar tersebut.

Jubir Hamas, Hazim Qasim mengapresiasi sikap Kuwait ini. Dia mengatakan, dengan membatalkan partisipasi dalam seminar di Bahrain, Kuwait kembali menyatakan pendirian Arabnya.

“Sikap ini menegaskan kelanjutan dukungan Kuwait untuk bangsa Palestina dan perjuangan rakyatnya untuk merebut kembali hak-hak mereka,” tandas Qasim.

Sehubungan dengan ini, seorang jurnalis harian Kuwait, al-Qabas, dipecat dari pekerjaannya, menyusul seruannya agar Kuwait menormalisasi hubungan dengan Rezim Zionis.

Dalam tweet-nya, al-Juraid memuji kemajuan hubungan antara Yahudi dan Saudi. Dia berharap bisa menyambut jurnalis Israel, Edy Cohen, di Kuwait.

Cuitan ini menyulut amarah netizen terhadap al-Qabas. Mereka membuat hastag #BoikotAl-Qabas sebagai bentuk protes terhadap cuitan al-Juraid.

Al-Qabas pun merespons protes netizen ini dengan memecat al-Juraid. Harian Kuwait ini kembali mendeklarasikan sikap tegasnya terhadap kejahatan Zionis dan dukungan penuh kepada perjuangan bangsa Palestina.

Akhir tahun lalu, bangsa Palestina dinobatkan al-Qabas sebagai “Bangsa Pahlawan Tahun Ini.” (af/fars)

Baca Juga:

Bin Salman Sebut Israel “Sekutu Potensial” Arab Saudi

FIFA Boikot Rusia, Al-Azhar Mesir Ungkit Soal Palestina

DISKUSI: