Teheran,LiputanIslam.com-Dikutip dari Noor News, seorang pejabat Iran menyatakan,”Semua kota-kota rudal di seluruh Iran telah siaga penuh untuk menggempur target-target yang telah ditentukan.”
Dia menegaskan, tiap tindakan gegabah untuk merespon serangan balasan Iran dini hari tadi, akan kembali mendapat balasan sangat keras.
Ia juga menegaskan, negara-negara yang mengizinkan pangkalan-pangkalannya digunakan militer AS, juga akan mendapat balasan keras serupa.
Iran pada Rabu dini hari (8/1) telah memulai pembalasan atas teror terhadap Qassem Soleimani. Televisi Iran mengabarkan, IRGC telah menembakkan rudal-rudal balistik ke pangkalan Ayn al-Asad dan Arbil.
Stasiun televisi al-Arabiya memberitakan tewasnya sejumlah serdadu AS akibat serangan rudal ke Ayn al-Asad.
Memanasnya situasi di Timur Tengah ini tak ayal memengaruhi ekonomi dunia, termasuk harga minyak.
Pasca serangan rudal Iran ke pangkalan AS, harga minyak naik hingga 4 persen. Sampai kabar ini diturunkan, harga minyak mencapai 65,29 dolar per barel. (af/alalam)
Baca Juga:
FAA Amerika Larang Penerbangan Sipil di Udara Irak dan Iran
Senator AS: Teror atas Soleimani adalah Kematian Diplomasi dengan Iran