Senator AS: Teror atas Soleimani adalah Kematian Diplomasi dengan Iran

0
210

Washington,LiputanIslam.com-Senator AS dari Kentucky mengkritik serangan udara AS atas Qassem Soleimani. Rand Paul dalam wawancara dengan CNN menyebutnya sebagai “tindakan perang.”

Paul memperingatkan dampak-dampak dari pembunuhan atas komandan Pasukan Qods IRGC tersebut. Dia mengatakan,”Pasti akan terjadi lebih banyak serangan balasan terhadap AS.”

Senator dari Partai Republik ini mengaku prihatin atas hilangnya peluang diplomasi dengan Iran.

“Sangat memprihatinkan. Menurut saya, dengan kematian Soleimani, diplomasi dengan Iran juga telah mati. Saya tidak melihat adanya jalan keluar dari situasi ini,”ujar Paul.

Anggota komite luar negeri Senat AS ini menyebut John Bolton (mantan penasihat keamanan nasional AS) sebagai dalang teror atas Soleimani. Paul berpendapat, Trump telah mendapat “konsultasi yang buruk.”

Paul menegaskan, serangan terhadap Soleimani adalah sebuah tindakan perang yang semestinya memerlukan izin Kongres. Dia lalu menyinggung laporan Washington Post yang menyebut ide teror diutarakan oleh Mike Pompeo (menlu AS).

Paul mengaku, dia tak bermaksud mempertanyakan niat Pompeo. Namun dia berharap seandainya pemerintahan Trump terlebih dahulu mempertimbangkan konsekuensi teror tersebut.

“Kita pasti sudah sinting jika setelah AS merobek kesepakatan (JCPOA), menjatuhkan sanksi, dan membunuh panglima senior Iran, kemudian kita masih berharap mereka (Iran) bersedia kembali ke meja perundingan,”tandasnya. (af/fars)

DISKUSI: