Korban Corona dari Warga Kulit Hitam New York 2 Kali Lipat Banyak dari Kulit Putih

0
644

NewYork,LiputanIslam.com-Berdasarkan data yang dipublikasikan Dinas Kesehatan New York pada hari Jumat (17/4), warga kulit hitam di kota tersebut paling banyak menjadi korban pandemi Corona dibandingkan ras-ras lain.

Hingga kini, telah tercatat 1.999 kematian  dari kalangan Afro-Amerika di kota New York.

Kanal ABC News dalam laporannya menyatakan, data-data menunjukkan bahwa kemungkinan kematian warga kulit hitam akibat Corona lebih besar dua kali lipat dibanding kulit putih. Di lain pihak, kemungkinan kulit putih keluar dari rumah sakit dalam keadaan hidup setelah menjalani perawatan dua kali lipat lebih banyak ketimbang kulit hitam.

Setelah warga kulit hitam, yang paling banyak menjadi korban Corona di New York adalah warga Hispanik dan Latin. Berdasarkan data, hingga kini sebanyak 1.696 warga Latin telah meninggal akibat Covid-19. Peringkat ketiga dan keempat secara berurutan ditempati warga kulit putih dan keturunan Asia.

Menurut Walikota New York, data ini menunjukkan “kesenjangan nyata” dalam hal dampak virus Corona atas berbagai kalangan di kota ini.

AS dengan rekaman kasus positif sebanyak 710.021 dan korban jiwa sebanyak 37.158 orang masih menempati peringkat pertama di antara negara-negara yang terpapar Corona. AS disusul Spanyol yang mencatatkan 190.839 kasus positif Corona. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Panik Gegara Corona, Pemerintah AS Siapkan Evakuasi Gedung Putih

Guardian: Slogan Trump “America First” Terwujud, dalam Kasus Corona!

 

 

DISKUSI: