Khazali: UEA Bisa Saja Memanipulasi Hasil Pemilu Irak

0
336

Baghad,LiputanIslam.com-Sekjen Ashaib Ahl al-Haq, Qais Khazali menyatakan penolakannya terhadap penghitungan elektronik hasil Pemilu Irak mendatang.

“Rekayasa elektronik bisa berujung kepada kecurangan dalam hasil (Pemilu). UEA-lah yang bisa saja melakukannya. Mereka dengan mudah bisa merekayasa hasil Pemilu. UEA akan mendapat keuntungan jika pemenang Pemilu adalah partai-partai pendukung normalisasi. Kami akan mengabaikan hasil penghitungan elektronik jika bertentangan dengan hasil penghitungan manual,”tandas Khazali.

Khazali juga menegaskan, al-Hashd al-Shaabi mesti dipertahankan dan tidak boleh dileburkan ke dalam Tentara Irak.

“Ada orang-orang yang ingin membubarkan al-Hashd al-Shaabi dan menjadikan Irak bergantung kepada Barat. Ada juga orang-orang yang secara batiniah mendukung normalisasi…Kami menolak peleburan al-Hashd al-Shaabi ke Tentara Irak, sebab hal ini akan mengambil al-Shaabi dari kami, juga bisa merugikan Tentara,”paparnya.

Di lain pihak, Organisasi Badr Irak mengumumkan, AS melalui Kedubesnya di Baghdad berupaya menjegal program-program politik yang dicanangkan al-Hashd al-Shaabi.

“Meski kami mematuhi aturan-aturan khusus penyebaran konten di media-media sosial, namun tiap hari kami melihat salah satu platform kami ditutup, tanpa ada alasan dan penjelasan yang memuaskan untuk itu.”

“Kasus terbaru adalah penutupan platform Ba. Setelah melakukan penyelidikan, kami yakin bahwa langkah korporasi-korporasi atas platform kami ini dilakukan atas instruksi langsung dari Kedubes AS di Baghdad. Ini merupakan intervensi nyata dalam urusan internal Irak, juga sebuah pelanggaran kedaulatan Irak, padahal kami telah memberikan banyak korban untuk menjaga kedaulatan ini,” tandas Badr.

Di akhir statemennya, organisasi ini juga meminta dari Pemerintah Irak untuk menghentikan intervensi Kedubes AS ini, yang sama berbahayanya dengan intervensi keamanan dan politik Kedubes dalam penentuan kebijakan Baghdad. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

AS Kirim Peringatan kepada Mahmoud Abbas

Al-Amiri: Pasukan Pembebasan Quds akan Bertolak dari Irak

DISKUSI: