Al-Amiri: Pasukan Pembebasan Quds akan Bertolak dari Irak

0
293

Hadi Al-Amiri (kanan)

Baghdad, LiputanIslam.com –   Sekjen Organisasi Badr yang juga ketua aliansi Fath menegaskan bahwa pasukan pembawa panji-panji  pembebasan kota suci Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) akan bertolak dari Negeri 1001 Malam, Irak.

Dalam pidatonya pada sebuah konferensi di provinsi Salahuddin (Saladin), tokoh pejuang Irak ini menuntut “pengusiran para penyeru normalisasi hubungan dengan entitas Zionis (Israel)” dan menegaskan, “Kami tak sudi menerima satupun di antara mereka, dan tak akan membiarkan siapapun berbicara mengenai normalisasi hubungan dengan entitas Zionis.”

Hadi Al-Amiri mengatakan, “Kami bersama bangsa Palestina, bersama urusan Palestina. Kami hidup dan mati bersama Palestina dan urusan Palestina.”

Dia menambahkan, “Bendera-bendera yang akan bertolak untuk pembebasan Quds akan bertolak dari Irak. Yahudi berkeyakinan bahwa bendera-bendera yang akan membebaskan Quds akan bertolak dari Irak.”

Di bagian akhir pidatonya dia menandaskan, “Irak adalah tanah pembebasan, tak ada tempat bagi orang yang menginginkan normalisasi hubungan dengan entitas perampas tanah-tanah Palestina.”

Pada bulan lalu  konferensi yang menyerukan normalisasi hubungan Irak dengan Israel diselenggarakan di kota Arbil, Kurdistan Irak, dan kemudian memicu gelombang kecaman dari berbagai pihak di Irak.

Pengadilan Pidana al-Karakh Irak mengeluarkan perintah penangkapan Ketua Shahwah al-Iraq, Wisam al-Hardan, karena telah menghadiri konferensi tersebut.

Perintah penangkapan serupa juga dikeluarkan atas mantan anggota Parlemen Irak, Mitsal al-Alusi dan seorang pegawai Kementerian Budaya Irak, Sahar Karim al-Thai.

Pengadilan Tinggi Irak menginstruksikan penangkapan sejumlah peserta lain konferensi tersebut, termasuk beberapa tokoh adat. (mm/alalam/raialyoum)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Iran Memulai Latihan Militer untuk Bersaing dengan Israel

[Video:] Gelar Latihan Perang Besar, Iran Tegaskan Israel Tak Boleh Ada di Azerbaijan

DISKUSI: