Kemenlu Suriah Kecam Laporan OPCW Soal ‘Serangan Kimia’ di Saraqib

0
227

Damaskus,LiputanIslam.com– Suriah menolak mengecam laporan menyesatkan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) terkait kejadian di Saraqib. Damaskus menegaskan, laporan OPCW adalah pemutarbalikan fakta.

”Pada tanggal 12 April, OPCW merilis laporan menyesatkan yang disusun ‘tim penyelidik’; tim yang sebelum ini sudah dinyatakan oleh Suriah dan banyak negara anggota Konvensi Senjata Kimia sebagai ‘tim ilegal dan tidak lazim’. Tim ini dibentuk AS dan sekutu Baratnya akibat manipulasi dalam teks dan konten yang disusun Konvensi Senjata Kimia,”demikian disebutkan dalam statemen Kemenlu Suriah.

Kemenlu Suriah menyebut laporan itu skandal lain bagi OPCW dan tim-tim penyelidiknya, termasuk laporan tahun 2018 tentang peristiwa di Douma dan Ltamenah tahun 2017.

“Tujuan dari laporan-laporan ini adalah pemalsuan fakta. Kini Pemerintah Suriah dituduh telah menggunakan bahan beracun dalam sebuah insiden buatan pada Februari 2018 di kota Saraqib,”tandas Kemenlu Suriah.

Kemenlu Suriah menyatakan, tim ilegal ini dalam laporannya hanya menggunakan kelompok teroris, White Helmet, dan biro intelijen sebagian negara musuh Suriah sebagai referensinya. Menurut Kemenlu Suriah, tim ini melanggar standar operasi untuk penyelidikan logis dan netral yang dibuat OPCW sendiri, sebab mereka tidak melihat langsung TKP yang diklaim tersebut.

Kemenlu Suriah pun meminta dari masyarakat internasional untuk mengungkap kepalsuan laporan-laporan menyesatkan semacam ini. (af/fars)

Baca Juga:

Iran Perkaya Uranium 60%, Ini Tanggapan Kritis Saudi dan Eropa

Di Bulan Suci, Saudi Masih Menebar Maut di Tengah Warga Sipil Yaman, Dua Bocah Terbunuh

DISKUSI: