Kehabisan BBM Lantaran Blokade, Bandara Sanaa Tidak Beroperasi

0
61

Sanaa,LiputanIslam.com-Menteri Transportasi Yaman, Zakaria al-Shami, mengumumkan bahwa bandara internasional Sanaa ditutup untuk penerbangan PBB dan lembaga kemanusiaan internasional per hari Rabu (9/9) , menyusul habisnya persediaan BBM yang dibutuhkan.

“Setelah mengalami kekalahan militer, Koalisi Agresor berusaha mendapatkan capaian apa pun dari perang. Koalisi melanjutkan penahanan kapal dan produk minyak, serta menghalanginya memasuki pelabuhan Hudaydah. Ini menyebabkan munculnya bencana kemanusiaan bagi rakyat Yaman, terutama para pasien di rumah sakit dan bayi-bayi,”kata al-Shami, seperti dilaporkan al-Jazeera.

“Lebih dari 540 ribu pasien mesti menjalani pengobatan di luar negeri. Namun dengan ditutupnya bandara, mereka akan kebingungan tanpa nasib yang jelas,”imbuhnya.

Media-media Yaman melaporkan, puluhan rumah sakit di negara itu menghadapi kelangkaan BBM dan di ambang penutupan.

Kantor bandara internasional Sanaa pada pekan lalu mengumumkan, pihaknya tidak bisa lagi melayani navigasi udara untuk menyambut pesawat-pesawat PBB dan lembaga bantuan internasional dalam beberapa hari ke depan (pekan ini).

Menurut Perusahaan Minyak Yaman, Koalisi Saudi membajak tanker-tanker Yaman, meski tanker-tanker ini memiliki izin internasional. Penahanan tanker-tanker ini melanggar Konvensi Internasional HAM, ketentuan internasional kemanusiaan, dan semua hukum.

Tindakan ini juga melanggar Perjanjian Swedia, yang menegaskan bahwa semua bantuan kemanusiaan harus disalurkan melalui pelabuhan Hudaydah demi memenuhi kebutuhan rakyat Yaman. (af/alalam)

Baca Juga:

Pertempuran Sesama Musuh Ansarullah Kian Menjadi di Yaman

Dibantu UEA, Israel Dilaporkan Bangun Pangkalan Intelijen di Pulau Yaman

 

DISKUSI: