Dibantu UEA, Israel Dilaporkan Bangun Pangkalan Intelijen di Pulau Yaman

0
116

Paris, LiputanIslam.com –  Rezim Zionis Israel dilaporkan bekerjasama dengan Uni Emirat Arab (UEA) untuk membangun pangkalan pengumpulan intelijen di sebuah pulau Socotra, Yaman.

Pulau itu terletak di daerah strategis yang menghadap ke Selat Bab al-Mandab, dan kerjasama itu digalang  empat tahun setelah Tel Aviv mulai membangun basis mata-mata terbesar di wilayah tersebut.

Mengutip keterangan sejumlah sumber, termasuk dari Yaman, outlet berita berbahasa Prancis JForum dalam sebuah laporannya menyebutkan bahwa Israel berencana membangun sejumlah pangkalan mata-mata di pulau seluas hampir 3.650 kilometer persegi di Samudra Hindia tersebut.

Menurut laporan itu, delegasi perwira intelijen Israel dan UEA belum lama ini mendatangi Pulau Socotra dan meninjau berbagai lokasi untuk mendirikan pangkalan intelijen yang direncanakan.

Mengutip sumber anonim berpangkat tinggi di Eritrea, JForum mencatat bahwa pada tahun 2016 Israel mulai membangun pangkalan pengumpulan intelijen terbesar di puncak Gunung Ambassaira di selatan Asmara, ibu kota Eritrea.

Pangkalan itu ditujukan untuk memantau secara elektronik pasukan koalisi Arab pimpinan Saudi yang menyerang Yaman, aktivitas Gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman, dan gerakan angkatan laut Iran di kawasan, serta menganalisis lalu lintas laut dan udara di Laut Merah selatan.

Menurut laporan itu, Israel dan UEA kini sedang melakukan semua persiapan logistik untuk membangun pangkalan intelijen itu guna mengumpulkan informasi dari seluruh kawasan Teluk Aden, termasuk Bab al-Mandab dan selatan Yaman, yang berada di bawah kendali pasukan yang didukung UEA.

Seperti diketahui, Amerika Serikat belum lama ini mengumumkan bahwa UEA telah “menormalisasi” hubungan dengan Israel, dan dengan demikian UEA menjadi negara Arab ketiga  setelah Mesir dan Yordania yang menjalin hubungan resmi dengan Israel. (mm/presstv)

Baca juga:

Militer Israel Klaim Dua Kali Hizbullah Gagal Membalas Dendam

Warga Hudaydah dan Taiz di Yaman Gelar Demo Anti-Normalisasi UEA-Israel

DISKUSI: