Jaksa Agung AS Melarang Warga Menyeberangi Perbatasan Negara Bagian untuk Ikut Demo

0
122

Washington,LiputanIslam.com-Jaksa Agung AS pada Sabtu malam (30/5) menyatakan, melintasi perbatasan negara bagian untuk ikut demo antirasisme merupakan tindak kriminal.

Dilansir stasiun televisi ABC News, William Barr menegaskan bahwa para pelanggar akan dihukum oleh polisi dan pengadilan AS.

Barr menyebut unjuk rasa dalam beberapa malam terakhir di kota-kota AS sebagai “kerusuhan disertai kekerasan”. Dia menisbatkan unjuk-unjuk rasa itu kepada kelompok-kelompok ekstremis.

Presiden AS Donald Trump mengklaim, para pengunjuk rasa di kota Minneapolis adalah para perusuh yang datang dari negara bagian lain.

“80 persen perusuh pada malam Jumat lalu di Minneapolis berasal dari luar Minnesota. Mereka merusak mata pencaharian (terutama mata pencaharian warga Afro-Amerika) serta rumah penduduk Minneapolis yang baik dan menghendaki keadilan,”cuit Trump.

Kerusuhan besar-besaran masih berlanjut di AS. Media-media juga memberitakan diberlakukannya situasi darurat di sejumlah wilayah. Unjuk rasa dan kerusuhan ini dipicu tewasnya seorang warga kulit hitam di tangan polisi kulit putih di Minneapolis, Senin (25/5) lalu. (af/fars)

Baca Juga:

Polisi AS Tembak Reporter TV Dalam Siaran Langsung Demo #GeorgeFloyd

Viral, Foto Perbandingan Perlakuan terhadap Orang Kulit Hitam antara di Iran dan AS

DISKUSI: