Israel Disebut Tidak Siap Hadapi Serangan Siber

0
266

TelAviv,LiputanIslam.com-Pengawas Keuangan Israel, Matanyahu Englman menilai bahwa perangkat-perangkat Rezim Zionis tidak memiliki kesiapan untuk membendung serangan siber.

Hal ini diutarakan Englman saat menjawab pertanyaan jurnalis dalam konferensi pers di Eilat terkait kesiapan Israel menghadapi serangan siber dan perubahan iklim.

Englman lalu menyinggung data-data Pusat Statistik Israel di tahun 2019. Ia menjelaskan, 245 ribu kasus kejahatan siber terjadi hanya di dalam Tanah Pendudukan. Di antaranya adalah pencurian informasi, masalah-masalah pelecehan seksual, dan sebagainya.

Baru-baru ini Jerusalem Post melaporkan, kelompok peretas bernama Moses Staff mengklaim bahwa pekan lalu mereka telah sukses melakukan serangan siber terhadap Kementerian Perang Israel. Kelompok ini lalu merilis data dan foto, yang mereka klaim telah didapatkan dari server Kementerian.

Moses Staff mengaku, pihaknya telah meretas lebih dari 165 server dan 254 situs web, mengumpulkan lebih dari 11 terabyte data milik beberapa lembaga termasuk Israel Post, Kementerian Perang, file yang terkait dengan Menteri Perang Benny Gantz, perusahaan Electron Csillag dan perusahaan Epsilor.

“Kami telah mengawasi Anda selama bertahun-tahun, di setiap saat dan di setiap langkah”, tulis kelompok itu dalam pengumuman serangan di saluran Telegram mereka pada Minggu 31 Oktober lalu.

“Semua keputusan dan pernyataan Anda berada di bawah pengawasan kami. Akhirnya, kami akan menyerang Anda saat Anda tidak sadar.”

Staf Moses mengklaim, mereka memiliki akses ke dokumen rahasia, termasuk laporan, peta operasional, informasi tentang tentara, serta surat dan korespondensi. (af/fars)

Baca Juga:

Terbesar dalam Sejarah Israel, Peretas “Iran” Bobol Situs LGBT dan Minta Uang Tebusan

Pasukan Siber Kedubes AS Diaktifkan untuk Diskreditkan al-Hashd al-Shaabi

DISKUSI: