Iran Bantah Kirim Senjata untuk Rusia

0
196

Teheran,LiputanIslam – Menlu Iran, Hossein Amir Abdollahian dan koleganya dari Finlandia, Pekka Haavisto melalui telepon berdiskusi tentang hubungan bilateral, perundingan Wina, krisis Ukraina, dan keikutsertaan asing di kerusuhan Iran.

Abdollahian menjelaskan perihal krisis Ukraina, ”Walaupun sebagian negara berkontribusi dengan memberikan bantuan militer kepada Ukraina, namun kami tidak berniat untuk mengirim persenjataan apa pun ke Rusia yang digunakan di perang Ukraina, sebab kami yakin solusi politik adalah jalan keluar dari krisis ini. Segala macam jenis persenjataan untuk kedua belah pihak justru akan meningkatkan ketegangan di antara keduanya.”

Beberapa waktu lalu, rumor yang tersebar beberapa pekan terakhir ditanyakan oleh wartawan kepada Jubir Kemenlu Iran, Naser Kanani, juga statemen sejumlah pejabat Ukraina bahwa Rusia menggunakan drone-drone buatan Iran.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kanani berkata,“Republik Islam Iran membantah dan menganggap tak berdasar segala rumor soal pengiriman drone ke Rusia untuk digunakan dalam perang Ukraina.”

Sudah sejak beberapa waktu terbetik kabar yang belum terkonfirmasi soal pengiriman drone-drone Iran ke Rusia, yang sudah berkali-kali dibantah Otoritas Iran.

AS dan Ukraina menuding Iran telah mengirim persenjataan kepada Rusia. Sehubungan dengan ini, Kemenlu Ukraina dalam statemennya mengklaim, ”Pasokan senjata untuk Rusia guna memerangi Ukraina adalah tindakan tak bersahabat, yang akan mencederai hubungan Ukraina-Iran secara serius.”

Ukraina menolak menerima surat tugas Dubes Iran dan mengurangi jumlah personel diplomatik Iran. Menanggapi tindakan Kiev ini, Kanani menyatakan keprihatinannya dan mengatakan bahwa keputusan Ukraina ini diambil berdasarkan laporan-laporan yang belum terkonfirmasi, juga dipengaruhi oleh propaganda-propaganda media dari pihak asing. Kanani menegaskan bahwa Teheran akan mengambil tindakan tepat untuk merespons keputusan gegabah Kiev. (af/fars)

Baca Juga:

Pakar Israel: Drone Buatan Iran Lumat Sistem-Sistem Pertahanan Udara Barat di Ukraina

Erdogan Mengaku Bisa Bertemu Assad pada Waktunya yang Tepat

 

DISKUSI: