Intervensi AS Hambat Perundingan di Yaman

0
376

Sanaa,LiputanIslam.com-Harian al-Akhbar, memberitakan adanya kemajuan dalam perundingan Yaman.

Harian terbitan Lebanon itu melaporkan, dialog Delegasi Oman dengan Pemimpin Ansharullah mendapat ‘kemajuan besar’ terkait pembukaan kembali bandara Sanaa dan dicabutnya pembatasan pelabuhan al-Hudaydah.

Kendati demikian, sumber-sumber al-Akhbar mengungkap bahwa perundingan soal isu-isu militer masih diliputi ketidakjelasan, yang disebabkan oleh syarat yang diajukan pihak AS.

Menurut Al-Akhbar, AS ngotot bahwa perundingan tidak boleh lebih dari perbatasan yang dikontrol Tentara dan Komite Rakyat Yaman. Pare pengamat menilai, sikap AS ini adalah manuver baru AS  dan upaya usang untuk melegitimasi kehadiran pasukan asing di perairan dan daratan Yaman. Washington berusaha mendapatkan hal ini melalui mediasi Oman yang memiliki hubungan baik dengan Sanaa.

Menurut al-Akhbar, syarat ini diajukan AS dengan dalih kontrol Pemerintahan Mansour Hadi atas provinsi-provinsi selatan serta pesisir barat dan timur Yaman. Padahal, tandas al-Akhbar, Pemerintahan Hadi praktis tidak memiliki eksistensi di wilayah Yaman. Justru Saudi dan UEA-lah yang sejak lama sudah membagi-bagi tanah Yaman antara mereka.

Sebelum ini, Dewan Tinggi Politik Yaman menegaskan, pihaknya menyambut baik tiap usaha tulus untuk mengurangi derita rakyat Yaman dengan cara mencabut blokade dan membuka kembali bandara serta pelabuhan tanpa batasan apa pun. (af/fars)

Baca Juga:

[Video]: Pertahanan  Udara Suriah Tangkis Serangan Israel

Senyum Bugar Sayid Nasrallah dan Kandasnya Harapan Israel

DISKUSI: